Wustari L.H. Mangundjaya
Faculty of Psychology University of Indonesia, Kampus Baru UI Depok 16424

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ARE ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND EMPLOYEE ENGAGEMENT IMPORTANT IN ACHIEVING INDIVIDUAL READINESS FOR CHANGE? Mangundjaya, Wustari L.H.
HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia) Vol 9, No 2: Agustus 2012
Publisher : HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.349 KB)

Abstract

AbstractGlobalization is everywhere, in this regard, every organization should change according to the needs and requirement of the environment. In addition, in today’s economy, it’s critical to have effective, and efficient organization. Failure to effectively engage employees can result in wasted resources, unboptimal organizational performance, and deteriorating employee morale. On the other hand, successfully engaging and committing employee can result in higher levels or organizational performance as well as higher levels of job satisfaction, both of which are much needed in today’s environment.The question arises whether organizational commitment, and employee engagement are related to individual readiness for change. The objective of this research is to identify the relationship andimpact between organizational commitments, employee engagement to individual readiness to change. This study done in four financial companies, that consist of three private owned banks and one government owned financial company (N= 502), with quantitative methods and correlation survey. The results showed that both organizational commitment and employee engagement are positively relatd and have contributed toindividual readiness to change. The results also show that the correlation of organizational commitment is stronger than employee engagement to individual readiness to change.Keywords: organizational commitment, employee engagement, individual readiness to change.
PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI VERSUS KEPUASAN KERJA DAN PERANNYA TERHADAP PERILAKU KEWARGANEGARAAN ORGANISASI Mangundjaya, Wustari L.H.
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.892 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.2.9

Abstract

Peran serta karyawan sangat penting bagi efektivitas organisasi.Dalam hal ini, karyawan yang dimaksud adalah karyawan yang tidak hanya handal, tetapi juga memiliki loyalitas dan komitmen, serta bersedia untuk memberikan kinerja lebih bagi organisasi, atau biasa disebut dengan Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (PKO−Organizational Citizenship Behavior).Untuk itu, perlu mengetahui mengenai variabel yang dapat meningkatkan perilaku kewarganegaraan organisasi, karena dengan karyawan memiliki PKO yang tinggi maka hal ini akandapat membantu organisasi dalam beradaptasi dengan lingkungan (Organ, 2006). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh persepsi terhadap dukungan organisasi dan kepuasan kerja terhadap PKO. Penelitian ini dilakukan pada karyawan yang bekerja di lembaga keuangan (N=203), dengan menggunakan 3 jenis skala pengumpulan data yaitu Persepsi Dukungan Organisai (POS), Kepuasan Kerja, dan Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (PKO). Analisis dilakukan dengan menggunakan Korelasi Berganda.Dari penelitian diperoleh hasil yangmenunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari kepuasan kerja terhadap PKO (r=0,19; p<0,01), dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi terhadap Dukungan Organisasi pada PKO (r=0,05; p>0,05). Berdasarkan hasil tersebut, tampak bahwa kepuasan kerja merupakan prediktor dan memiliki peran yang lebih penting terhadap PKOdibandingkan dengan persepsi terhadap dukungan organisasi.Keywords: Kepuasan Kerja, Perilaku Kewarganegaraan Organisasi, dan Persepsi terhadap Dukungan Organisasi.