Noraliyatun Jannah
Bagian Keilmuan Keperawatan Dasar dan Dasar Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FUNGSI PENGARAHAN KEPALA RUANG DENGAN PELAKSANAAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI SALURAN KEMIH AKIBAT KATETERISASI Firia Nurlinda; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran kemih akibat kateterisasi merupakan jenis Healthcare Associated Infections (HAIs) yang paling umum terjadi di rumah sakit. Angka kejadian ISK diRSUDdr. Zainoel Abidin Banda Aceh mengalami peningkatan. Fungsi pengarahan kepala ruang menjadi salah satu faktor keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian ISK.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi pengarahan kepala ruang dengan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi saluran kemih akibat kateterisasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian kuantitatif inimenggunakan metode correlation studydengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 296 perawat di RSUDdr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode  purposive sampling dengan responden 83 perawat. Hasil univariat menunjukkan fungsi pengarahan kepala ruang yang dipersepsikan baik oleh perawat sebesar 88,0%, sedangkan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi saluran kemih akibat kateterisasiyang dipersepsikan terlaksana oleh perawat sebesar 92,8%. Hasil bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara fungsi pengarahan kepala ruang dengan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian ISKakibat kateterisasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (p=1.000, α=0.05). Direkomendasikan kepada kepala ruang untuk mempertahankan fungsi pengarahan yang dipersepsikan baik oleh perawat melalui pemberian motivasi, kolaborasi, dan melakukan supervisi terkait pencegahan dan pengendalian ISK akibat kateterisasi.
KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DALAM PELAKSANAAN STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK yulia yulia; noraliyatun jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sangat rentan menghadapi konflik selama menjalankan tugas, baik itu konflik dengan pasien, teman sejawat maupun dengan atasan. Jika konflik tidak diatasi maka akan mempengaruhi pemberian asuhan keperawatan kepada pasien. Kepala ruang berperan penting dalam memfasilitasi penyelesaian konflik, agar tidak menjadi hambatan dalam meningkatkan kinerja baik individu maupun tim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepemimpinan kepala ruang dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian seluruh perawat pelaksana sebanyak 313 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 84 responden. Alat pengumpul data yang digunakan berupa kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti, dan telah melalui tahap uji instrumen. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala ruang dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik berada pada kategori terlaksana (56,0%), strategi kompromi terlaksana (57,1%), strategi kompetisi terlaksana (52,4%), strategi akomodasi terlaksana (52,4%), strategi smoothing terlaksana (61,9%), strategi menghindar tidak terlaksana (73,8%), dan strategi kolaborasi terlaksana (66,7%). Dari hasil penelitian ini diharapkan manajemen rumah sakit hendaknya meningkatkan fungsi kepemimpinan kepala ruang sebagai upaya meningkatkan kinerja perawat pelaksana dan memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan mengenai kepemimpinan dan manajemen konflik guna meningkatkan produktivitas kepala ruang dalam bekerja dan menyelesaikan masalah.
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT DIRUMAH SAKIT Ula Urzia; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku caring merupakan inti dalam asuhan keperawatan. Perilaku caring merupakan suatu sikap, rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Perilaku caring perawat memberikan dampak bagi pasien maupun perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat di Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis Penelitian ini menggunakan deskriptif eksploratif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convienence sampling dengan jumlah sampel 44 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner baku Caring Behavior Assessment (CBA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 81% pasien memiliki persepsi tinggi terhadap perilaku caring perawat. Direkomendasikan kepada perawat untuk mempertahankan dan terus meningkatkan perilaku caring dengan melakukan pertemuan dan pemberian materi terkait perilaku caring yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
PELAKSANAAN SUPERVISI KEPALA RUANG TERHADAP FIVE MOMENT FOR HAND HYGIENE PERAWAT PELAKSANA viona delinda; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand hygiene merupakan salah satu faktor penting dalam melaksanakan pencegahan terjadinya infeksi di rumah sakit dan perawat harus melaksanakan five moment for hand hygiene karena perawat berinteraksi langsung dengan pasien selama 24 jam. Supervisi merupakan bagian dari fungsi directing (pengarahan), yang berperan untuk mempertahankan segala kegiatan yang telah diprogramkan untuk dilaksanakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan supervisi kepala ruang terhadap five moment for hand hygiene perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif exploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap sebanyak 313 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling, sehingga diperoleh 84 responden dengan alat pengumpul data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi kepala ruang terhadap five moment for hand hygiene perawat pelaksana semua dalam kategori baik (94,0%). Persentase pelaksanaan supervisi kepala ruang dalam kategori baik terdiri dari teknik perencanaan (95,2%), pengarahan (98,8%), bimbingan (96,4%), motivasi (95,2%) dan evaluasi (94,0%). Rekomendasi untuk kepala ruang  RSUDZA Banda Aceh hendaknya meningkatkan supervisi dengan teknik observasi terhadap pelaksanaan five moment for hand hygiene perawat pelaksana, karena pemantauan secara langsung maupun menggunakan lembar observasi dapat memastikan perawat melaksanakan hand hygiene sesuai dengan ketentuan.