Nana Warhamna
Mahasiswa Program Studi Ilmu keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAGAL GINJAL KRONIK BERDASARKAN LAMANYA MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Nana Warhamna; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan hilangnya fungsi ginjal sehingga sangat perlu untuk melakukan terapi hemodialisis. Gangguan fisik dan emosional terjadi pada pasien hemodialisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kondisi fisik dan reaksi emosional pasien berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian ini berupa deskriptif komparatif. Populasinya seluruh pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, sebanyak 40 responden yang terdiri dari dua kelompok berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis, yaitu ? 6 bulan dan 6 bulan. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan didapatkan 18 orang (90%) memiliki kondisi fisik dan reaksi emosional yang kurang baik. Sedangkan yang sudah menjalani hemodialisis 6 bulan didapatkan hasil yang baik pada kondisi fisik sebanyak 18 orang (90%) dan pada reaksi emosional sebanyak 19 orang (95%). Hasil uji Mann Whitney U test diperoleh p-value=0,000 (?=0,05) pada kedua variabel yang berarti ada perbedaan kondisi fisik dan reaksi emosional pasien berdasarkan lamanya menjalani hemodialisis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, seseorang yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan, kondisi fisik dan reaksi emosionalnya kurang baik. Penelitian ini diharapkan bagi pihak rumah sakit khususnya pelayanan hemodialisis untuk dapat memberikan konseling secara intensif pada pasien yang menjalani hemodialisis ? 6 bulan.