Toilet training ini dapat berlangsung pada fase kehidupan anak yaitu umur 18 bulan sampai 2 tahun. Dalam melakukan latihan buang air kecil dan besar pada anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual, melalui persiapan tersebut diharapkan anak mampu mengontrol buang air besar dan buang air kecil secara mandiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kesiapan toilet training pada anak toddlerGampong Lambaed Aceh Besar dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Comparative Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak toddler yang berada di Gampong Lambaed Aceh Besar sebanyak 50 orang dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh 223 orang.Pengambilan sampel di penelitian ini menggunakan tehnik Quota Samplingsebanyak 36 di Gampong Laksana dan 36 di Gampong Lambaed. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner. Analisa data mengunakan analisa univariat dan bivariat uji U test. Hasil penelitian ini ada perbedaan kesiapan toilet training pada anak toddler Gampong Lambaed Aceh Besar dan Gampong Laksana Kota Banda Aceh, (p-value = 0.000),ada perbedaan kesiapan fisik toilet training pada anak toddler(p-value = 0.000),ada perbedaan kesiapan psikologis toilet training pada anak toddler(p-value = 0.005) dan ada perbedaan kesiapan intelektual toilet training pada anak toddler(p-value = 0.001). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar meningkatkanpenyuluhan kepada ibu yang mempunyai anakbalita tentang pentingnya toilet trainingpada anaksehingga ibu dapat termotivasi untuk melakukantoilet trainingpada anak.