Devi Darliana
Bagian Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah, Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KECEMASAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI ACEH nurul amalia rusanty; devi darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner terjadi akibat adanya penyempitan pembuluh darah koroner sehingga menyebabkan gangguan fungsi jantung karena berkurangnya aliran darah ke jantung.Hal ini menyebabkan timbulnya nyeri dada berat atau terasa tidak nyaman di dada atau dada terasa tertekan berat.Kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya kecemasan pada pasien sindrom koroner akut. Perasaan cemas akan membuat pasien merasa tidak tenang, merasa tidak berdaya, dan bergantung pada orang lain. Hal ini dapat mempengaruhi persepsi individu terhadap kualitas hidupnya. Angka perawatan rumah sakit untuk Sindrom Koroner Akut pada tahu 2015 adalah sebanyak 303, hal ini meningkat dibanding dengan tahun 2014 yaitu 262 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien sindrom koroner akut di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross ectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien sindrom koroner akut di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dan teknik pengambilan sampel adalah dengan metode consecutive sampling terhadap 38 orang responden. Alat pengumpulan data terdiri dari kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang terdiri dari 14 item cheklist, dan kuesioner Kualitas Hidup menurut WHO yaitu WHOQOL-BREF yang terdiri dari 26 item pertanyaan yang berbentuk skala Likert. Metode analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien sindrom koroner akut (p-value 0,018). Diharapkan kepada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Acehagar dapat mengatasi faktor fakor yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada pasien seperti dengan memberikan informasi kesehatan dan memberi support mental sehingga tidak berpengaruh terhadap kualitas hidup dan pengobatan yang dijalani oleh pasien sindrom koroner akut. 
HUBUNGAN DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIV/AIDS DI POLIKLINIK VCT RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Cut Meurah Intan Mardika; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah retrovirus yang merusak sel-sel dalam sistem imun tubuh manusia, gejala awal yang muncul meliputi nyeri tenggorokan, demam, ruam, dan limfadenopati. Apabila gejala ini tidak ditangani dalam 2-10 tahun setelah terinfeksi, jumlah CD4 dapat turun hingga 300 sel/µl, dan kondisi seperti infeksi ragi pada vagina atau mulut, sitomegalovirus, atau herpes simplex persisten mengisyaratkan munculnya Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Kondisi ini menyebabkan timbulnya depresi pada pasien HIV/AIDS yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap kualitas hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pasien HIV/AIDS yang melakukan kontrol ulang di Poliklinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel non probability sampling serta menggunakan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Alat pengumpulan data dilakukan dengan bentuk daftar pertanyaan berbentuk kuesioner yang diadopsi dari Beck Depression Inventory (BDI) dan WHOQOLHIV-BREF. Analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat (uji statistic Chi-square). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara depresi dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di Poliklinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (P-value = 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, ada hubungan antara depresi dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS di Poliklinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Saran bagi perawat dan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar dapat memberikan penjelasan kesehatan dan dukungan mental pada pasien HIV/AIDS sehingga dapat mengurangi depresi yang dirasakan pasien