Cut Husna
Bagian Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MANAJEMEN CHRONIC KIDNEY DISEASE STAGE V e.c DIABETES MELLITUS TIPE 2: A CASE STUDY Nisrina Sari; Cut Husna; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu penyakit kronik dengan masalah kesehatan serius yang merupakan komplikasi lebih lanjut dari gagal ginjal prarenal, intrarenal dan post renal. Salah satu penyebab CKD adalah komplikasi dari diabetes mellitus. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada Ny. T dengan Chronic Kidney Disease stage V et causa diabetes mellitus tipe 2. Hasil pengkajian didapatkan keadaan umum pasien lemah, dispnea, pucat, peningkatan kadar glukosa darah, penurunan nafsu makan, infeksi pada luka operasi, nyeri pasca amputasi dan penurunan kekuatan otot. Pada kasus Ny. T didapatkan masalah keperawatan pola napas tidak efektif, perfusi perifer tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit nutrisi, infeksi, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik dan defisit pengetahuan. Intervensi difokuskan mengukur tanda-tanda vital, pemberian posisi semi fowler, melakukan pijat kaki, monitor GDS, mengajarkan diet 3J (jumlah, jenis dan jadwal), memantau tanda-tanda infeksi, memberikan kompres dingin, mengajarkan latihan ROM, dan mengedukasi diet yang diprogramkan. Hasil evaluasi pada Ny T didapatkan pola napas membaik, perfusi perifer meningkat, adanya kestabilan kadar glukosa darah, status nutrisi membaik, tingkat infeksi menurun,  tingkat nyeri berkurang, mobilitas fisik meningkat, dan pengetahuan terkait diet meningkat.
KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI VAKSIN COVID-19 PADA MASYARAKAT KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH Sophia Nabila Putri; Cut Husna; Laras Cynthia Kasih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi COVID-19 telah menjadi program nasional semenjak munculnya pandemic COVID-19. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) adalah gejala yang dapat dialami individu pasca vaksinasi dapat berupa reaksi loKal dan reaksi sistemik. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi KIPI Vaksin COVID-19. Jenis penelitian ini adalah deskriptif retrospektif dengan populasi adalah masyarakat yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 minimal 2 dosis di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh sebanyak 2.474 orang. Metode pengambilan sampel ialah purposive sampling yaitu sebanyak 344 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner peneliti dengan nilai reliabilitas 0,902. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami KIPI ringan sebanyak 338 (98,3%) pada dosis 1, dan 336 (97,7%) pada dosis 2. Perlunya program edukasi bagi masyarakat mengenai KIPI Vaksin COVID-19 guna meningkatkan pengetahuan dan pencegahannya pada masyarakat.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: SUATU STUDI KASUS Rahma Asti; Cut Husna; Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronik karena adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah. Tujuan studi kasus adalah untuk  melakukan asuhan keperawatan pada kasus diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Masalah keperawatan pada pasien adalah bersihan jalan napas tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit pengetahuan, risiko perfusi renal tidak efektif, risiko defisit nutrisi, dan risiko gangguan integritas kulit. Metode yang digunakan yaitu melakukan asuhan keperawatan selama 5 hari dengan pemberian intervensi sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan evidence based nursing (EBN) berupa senam kaki diabetik, elevasi kepala/headup 30 derajat saat pemberian NGT, oral hygiene, massage punggung bawah, pengkajian resiko dekubitus dan penyuluhan diet diabetes mellitus. Hasil dari asuhan keperawatan 2 dari 6 masalah keperawatan teratasi yaitu bersihan jalan  nafas tidak efektif dan defisit pengetahuan, sedangkan yang belum teratasi adalah masalah 1) ketidakstabilan kadar glukosa darah, 2) risiko perfusi renal tidak efektif, 3) risiko defisit nutrisi dan 4) risiko kerusakan integritas kulit. Direkomendasikan kepada perawat ruangan agar memiliki pengetahuan terkait konsep diabetes melitus dan chronic kidney disease, upaya peningkatan nutrisi dan pencegahan dekubitus.
TINGKAT STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH Muzai Yana; Cut Husna; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien Diabetes Melitus Tipe 2  (DMT2) sangat rentan mengalami stres yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti dukungan keluarga yang rendah, pengetahuan yang kurang, lama menderita DMT2 dan pekerjaan. Oleh karena itu pasien DMT2 memerlukan manajemen stres untuk menurunkan tingkat stres yang dialami sehingga kadar gula darah dapat terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada pasien DMT2 selama pandemi COVID-19 di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 60 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) terdiri dri 10 pernyataan dalam skala likert.  Data dianalisis menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat stres pasien DMT2 . mengalami stres sedang. Kesimpulan berdasarkan penelitian tersebut maka gambaran tingkat stres pasien DMT2 berada pada kategori berat sebanyak 7 responden (11,7%), sedang 46 responden (76,7%) dan ringan sebanyak 7 reponden (11,7%).
KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Farah Ullya; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit yang membutuhkan hemodialisa yang dapat menyebabkan kecemasan. Kecemasan tersebut dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan dan lamanya menjalani hemodialisa. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini berupa deskriptif korelatif melalui desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu 51 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala Likert. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan usia dengan tingkat kecemasan dengan nilai p-value = 0,048 (p˂0,05), ada hubungan jenis kelamin dengan tingkat kecemasan dengan nilai p-value = 0,020 (p˂0,05), ada hubungan pendidikan dengan tingkat kecemasan dengan nilai p-value = 0,048 (p˂0,05), ada hubungan lama hemodialisa dengan tingkat kecemasan dengan nilai p-value = 0,020 (p˂0,05). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada perawat yang bertugas di ruang dialisis agar memberikan informasi yang dibutuhkan pasien dan memberikan support system kepada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa agar kecemasan pada pasien dapat diatasi.