intan sukma sari
Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA KLIEN GANGGUAN JIWA intan sukma sari; syarifah rauzatul jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah  kesehatan  jiwa saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan didunia termasuk di Indonesia, dengan berbagai faktor  terjadi maka jumlah kasus gangguan jiwa terus bertambah. Salah satu gangguan jiwa kronik yang menjadi perhatian ialah Skizofrenia, karena skizofrenia rentan terkena stress, sehingga membutukan dukungan keluarga dalam  memenuhi kebutuhan spiritual guna meningkatkan kualitas hidup klien gangguan jiwa. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran dukungan keluarga terhadap pemenuhan kebutuhan spiritual pada klien gangguan jiwa di Kecamatan Blang Bintang  Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive dengan pendekatan cross sectional study dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan pada tangga l 3 sampai 8 Juni 2017 dengan menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dalam bentuk skala likert. Analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa dukungan keluarga terhadap pemenuhan kebutuhan spiritual pada klien gangguan jiwa pada kategori baik 68,9%, dukungan emosional keluarga pada kategori baik 75,6%, dukungan penilaian/penghargaan keluarga pada kategori baik 66,7%, dukungan instrumental keluarga pada kategori baik 62,2%, dan dukungan informasional keluarga juga pada kategori baik 66,7%. Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan dukungan keluarga harus dipertahankan dalam memenuhi kebutuhan spiritual pada klien gangguan jiwa terutama pada dukungan emosional dan dukungan penilaian, sehingga anggota keluarga mampu dalam memenuhi kebutuhan spiritual.