marsal zarmawi
nursing faculty

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN FAKTOR PSIKOLOGIS PERAWAT PELAKSANA DENGAN PENERAPAN SASARAN PATIENT SAFETY DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH marsal zarmawi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan Patient Safety di rumah sakit menjadi tanggung jawab semua profesi yang bekerja dalam rumah sakit tersebut namun profesi perawat mempunyai peranan yang sangat besar terhadap keselamatan pasien karena memberikan pelayanan langsung kepada pasien dan perawat merupakan profesi dengan jumlah terbesar yang bekerja di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor psikologis perawat pelaksana dengan penerapan sasaran patient safety di RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif korelational, dengan desain cross sectional study. Subjek penelitian 65 responden dengan teknik proporsional sampel. Kuesioner yang digunakan dalam bentuk 37 pernyataan untuk mengukur faktor psikologis dan 15 pernyataan untuk mengukur penerapan sasaran patient safety. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara sikap dengan penerapan sasaran patient safety (p-value 0,024), ada hubungan antara persepsi dengan penerapan sasaran patient safety (p-value 0,010),  dan ada hubungan antara motivasi dengan penerapan sasaran patient safety (p-value 0,006). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan faktor psikologis perawat pelaksana dengan penerapan sasaran patient safety di RSUDZA Banda Aceh. Diharapkan kepada perawat terus membangun sikap dan persepsi yang lebih positif sehingga pada saat perawat bekerja di pelayanan kesehatan konsep penerapan sasaran patient safety sudah dipahami dengan jelas serta mampu diaplikasikan sesuai indikator penilaian sasaran patient safety.