nurlela hasan
IPCN Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTUMBUHAN FISIK ANAK BALITA DI PUSKESMAS SUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR Rizky Anggun Dari; nurlela hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu merupakan tokoh sentral dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan seorang anak, berperan sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga sehingga harus menyadari untuk mengasuh anak secara baik dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Namun beberapa faktor yang berpengaruh tidak disadari sehingga berdampak  pada pertumbuhan fisik balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pertumbuhan fisik anak balita di Puskesmas Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak balita yang ada di Puskesmas Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar dari bulan Januari sampai April 2017 berjumlah 1008 orang. Jumlah sampel dalam penelitian menggunakan rumus Slovin yaitu 91 orang ibu balita. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan instrument yang berbentuk  kuesioner  yang digunakan dengan tehnik angket dan observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan beberapa faktor berikut ini dengan pertumbuhan fisik anak balita yaitu faktor keluarga (p=0,003), faktor gizi (p=0,000), faktor jenis kelamin (p=0,050), faktor sosial ekonomi (p=0,007), faktor emosional (p=0,032), faktor kesehatan (p=0,003) di Puskesmas Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan bagi perawat di Puskesmas Sukamakmur dapat memberikan bimbingan kepada orang tua, tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan pertumbuhan fisik anak balita, agar ibu yang mempunyai balita dapat mencegah terjadinya penyimpangan dalam pertumbuhan fisik anak balita.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRAPURI ACEH BESAR aiya maqfirah; nurlela hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan yang optimal memerlukan asupan gizi yang seimbang terutama pada anak usia 1-3 tahun (toddler). Asupan gizi yang kurang, dapat mengakibatkan status gizi anak usia toddler tidak normal (gizi kurang). Akibatnya, anak usia toddler akan mengalami masalah pada perkembangan toddler. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan gizi dengan perkembangan anak usiatoddlerdi Wilayah kerja Puskesmas Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden dalam penelitian ini adalah anak usia toddler yang ada di wilayah kerja Puskesmas Indrapuri sebanyak 80 orang yang diperoleh dengan metode counsecutive sampling.Pengumpulan data dilakukan selama 7 hari yaitu tanggal 21-27 Juli 2017 di wilayah Kerja Puskesmas Indrapuri.Penelitian dilakukan setelah mendapatkan surat lulus uji etik yang bertujuan untuk melindungi dan menjamin kerahasiaan responden. Alat pengumpulan data  dalam penelitian menggunakan perhitungan tabel status gizi PB/BB (usia 12-24 bulan) dan TB/BB (usia 24-36 bulan),sedangkan untuk penilaian perkembangan anak menggunakan kuesioner baku Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan (KPSP).Datadianalisisdenganmenggunakan statistik Chi-square denganconfidence interval95%danalpha(α)0,05.Pengujianhipotesa jikap-valuenilaiα maka hipotesanull(Ho)diterima.Hasilanalisabivariatmenunjukkanbahwaada hubungan antarastatus gizi dengan perkembangan anak usia toddler di wilayah kerja Puskesmas Indrapuri(P=0,002, Pα). Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar petugas kesehatan lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan khususnya mengenai perkembangan anak usia toddler dan nutrisi yang seimbang karena anak sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga penyimpangan perkembangan dapat di atasi.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BAYI YANG DIRAWAT DI RUANG NICU RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH syaifina syafta; nurlela hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi perpisahan akibat perawatan intensif mempunyai dampak bermakna pada orang tua serta memicu timbulnya kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study. Responden dalam penelitian ini adalah ibu bayi yang dirawat di ruang NICU sebanyak 59 orang yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Kuesioner dalam penelitian adalah kuesioner baku Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis dengan menggunakan statistik Chi-square dengan confidence interval 95% dan alpha (α) 0,05. Pengujian hipotesa jika p-value nilai α maka hipotesa null (Ho) diterima. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU (P=0,037, Pα), ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU (P=0,000, Pα), ada hubungan antara pekerjaan dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU (P=0,000, Pα), ada hubungan antara penghasilan dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU (P=0,004, Pα). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara karaktersti dengan tingkat kecemasan ibu bayi yang dirawat di ruang NICU Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan pada perawat agar dapat memberikan dukungan mental, dukungan informasi, serta pendidikan kesehatan kepada keluarga khusunya ibu sehingga dapat mengurangi kecemasan selama bayi di rawat.