Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah pada usia prasekolah. Pada masa ini diidentifikasikan sebagai periode krisis untuk perkembangan dan penguasaan kemampuan perkembangan anak. Namun dalam hal ini perkembangan anak prasekolah di pengaruhi oleh ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja dalam memberikan perhatian dan stimulasi kepada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perkembangan anak prasekolah usia (3-5 tahun) dengan ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah descriptive eksploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik proportional random sampling dengan jumlah populasi 52 anak berusia 3-5 tahun. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 anak dengan ibu yang bekerja dan 28 anak dengan ibu yang tidak bekerja usia 3-5 tahun. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 4-15 oktober 2017 dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa lembar KPSP (Kuesiner Pra Skrining Perkembangan). Hasil penelitian menunjukkan perkembangan anak dengan ibu yang bekerja pada kategori sesuai 15 (62,5 %), meragukan 8 (33,3%), penyimpangan 1 (4,2 %) dan perkembangan anak dengan ibu yang tidak bekerja pada kategori sesuai 21 (75,0 %), meragukan 7 (25,0%). Melihat masih banyaknya perkembangan anak yang meragukan pada ibu yang bekerja dan ibu yang tidak bekerja, maka diharapkan kepada orang tua khususnya ibu mampu memanfaatkan waktu yang berkualitas dan meningkatkan stimulasi dan terhadap tumbuh kembang anak.