Perawat profesional dihadapkan suatu tututan tanggung jawab yang lebih tinggi dan tanggung gugat setiap tindakan yang dilaksanakanya, artinya intervensi keperawatan yang di berikanya kepada klien/pasien harus dihindari dari kesalah-kesalahan dengan melakukan pendekatan proses keperawatan dan pendokumentasian yang akurat dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan dokumentasi keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Metode penelitian ini mengunakan Survey Analitik atau penlitian yang mencoba mengali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi kemudian melakukan analisis dinamika kolerasi antara fenomena, baik faktor resiko dan faktor efek dengan populasi seluruh perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum Daerah Meraxa Banda Aceh dan pengumpulan data dilakukan pada tanggal 12-19 Juni 2017. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, sebanyak 40 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesionerdan Hasil penelitian didapatkan dari 40 responden. Alat pengumpulan data mengunakan kuesioner dengan 31 pernyataan dalam bentuk skala Ordinal. Hasil penelitian ini menujukan ada hubungan pendidikan (p-value 0,021), Masa Kerja (p-value 0,002), Pengetahuan (p-value 0,05), Imbalan (p-value 0,033), dan Supervisi (p-value 0,014) dengan Pendokumentasian Keperawatan. Hasil penelitian ini dikomendasikan kepada pihak Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh agar meningkatkan pengetahuan tentang cara pendokumentasian yang baik dan benar, serta mengidentifikasi aspek yang dapat meningkatkan minat perawat pelaksana dalam melaksanakan pendokumentasian.