Putri Deva
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian , Universitas Syiah Kula

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pendapatan Petani Kakao Sebagai Sumber Penghasilan Utama Dan Penghasilan Sampingan Di Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara Putri Deva; Irwan A. Kadir; Sofyan Sofyan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.229 KB)

Abstract

Abstrak. Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor dari subsektor perkebunan yang merupakan komoditas unggulan nasional di mana komoditas ini memberikan sumbangan devisa ketiga terbesar setelah kelapa sawit dan karet (Hasibuan, et.al. 2012). Pada tahun 2016, produksi kakao di Provinsi Aceh tinggi berada di Aceh Tenggara yang mencapai sebesar 9.242ton/ha (BPS, 2017). Salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara yang memiliki potensi dan peluang yang cukup besar untuk budidaya kakao ialah Kecamatan Babussalam. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Kecamatan ini rata-rata penduduknya bekerja sebagai petani kakao namun ada pula beberapa petani kakao yang pekerjaan utamanya adalah sebagai pedagang, petani komoditi lain ataupun pekerja di kebun milik orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pendapatan petani yang budidaya kakao sebagai sumber  penghasilan  utama  dengan  yang  budidaya  kakao sebagai penghasilan sampingan. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode analisis deskriptif kualitatif, tabel frekuensi dan uji hipotesis dua sampel saling bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pendapatan utama dan pendapatan sampingan  petani   kakao yang di analisis dengan  uji sampel dua  arah,  diperoleh  df  =  28 dengan α = 10 %, maka nilai ttabel  1,313 serta dari hasil uji Independen T-test diperoleh thitung 1,5. Dari data tersebut dapat di analisis bahwa thitung 1,5 ttabel  1,313, maka Ho ditolak dan terima Ha dengan tingkat kepercayaan 90%. Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pendapatan petani dengan penghasilan utama dan pendapatan petani dengan penghasilan sampingan. Rata - rata pendapatan utama petani kakao lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pendapatan sampingan petani kakao. Rata-rata pendapatan utama petani kakao sebesar Rp 9.030.955/Ha dalam satu tahun terakhir.   Sementara  itu, rata-rata pendapatan sampingan petani kakao sebesar Rp 1.238.777/Ha dalam satu tahun terakhir.