Materi piutang wesel dalam mata pelajaran Akuntansi Keuangan masih dianggap sulit oleh siswa. Umumnya siswa memerlukan waktu tambahan belajar yang dapat dilakukkan secara mandiri. Bahan ajar yang digunakan guru masih belum menarik dan kurang mudah dipahami siswa. Bahan ajar yang dikembangkan yaitu berupa Booklet pendekatan saintifik, dimana materi didesain menarik dan disajikan dengan aktivitas saintifik, serta dapat digunakan secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk bahan ajar berupa Booklet materi Piutang Wesel sebagai pendukung pembelajaran di sekolah, mengetahui kelayakannya, dan respons siswa terhadap produk bahan ajar yang telah dikembangkan. Booklet merupakan perpaduan antara Book dan leaflet untuk pengembangannya mengacu pada bahan ajar. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model 4D menurut Thiagarajan, yang meliputi empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Teknik analisis data adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian berupa: 1) pengembangan Booklet pendekatan saintifik sebagai bahan ajar materi piutang wesel untuk siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo, 2) kelayakan Booklet terdiri atas kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, dan kegrafikan, memperoleh hasil rata-rata keseluruhan sebesar 87,5, dengan kategori sangat layak, 3) respon siswa memperoleh hasil rata-rata keseluruhan sebesar 97,7%, dengan kategori sangat baik. Booklet pendekatan saintifik materi piutang wesel yang telah dikembangkan dinyatakan sangat layak dan dapat diterapkan sebagai bahan ajar di SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Kata Kunci: bahan ajar, Booklet, Piutang Wesel, model pengembangan 4D