Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan tipe Snowball Throwing pada pembelajaran akuntansi perusahaan dagang kelas XI di SMK Negeri 10 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Comparison Group. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen pertama yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick sebesar 85 sedangkan rata-rata posttest kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing sebesar 81. Uji hipotesis yang dilakukan melalui program SPSS dengan uji Independent Samples Test menunjukkan bahwa taraf signifikansi t–test pada hasil posttest sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05 dan dapat diketahui thitung > ttabel (3,642 > 1,991) taraf signifikansi t-test pada hasil selisih antara pretest dan posttest sebesar 0,018 atau kurang dari 0,05 dan dapat diketahui thitung > ttabel (2,417 > 1,991). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang dapat diartikan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan tipe Snowball Throwing pada pembelajaran akuntansi perusahaan dagang kelas XI di SMK Negeri 10 Surabaya. Nilai kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick lebih tinggi daripada nilai kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing. Hal tersebut dikarenakan pada model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick menggunakan pertanyaan dari guru sehingga pertanyaan tersebut lebih tearah dan sesuai dengan indikator yang harus dicapai siswa Kata Kunci: “Hasil belajar, Talking Stick, Snowball Throwing