Air tanah merupakan sumber air minum yang sangat vital bagi penduduk
di Indonesia, terutama di daerah pedesaan (Darmono, 2001). Topografi (relief)
adalah bentuk permukaan suatu satuan lahan yang dikelompokkan atau ditentukan
berdasarkan perbedaan ketinggian (amplitudo) dari permukaan bumi (bidang
datar) suatu bentuk bentang lahan (landform).
Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui kualitas air sumur gali pada
topografi tanah miring dan tanah datar di lihat dari bakteri Coliform dan
Escherichia coli di Desa Pilohayanga Barat Kecamatan Telaga Kabupaten
Gorontalo.
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif,
yang mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap pengujian kelayakan air
sumur gali pada topografi tanah miring dan tanah datar melalui pemeriksaan
kualitas air secara biologis (Coliform dan Escherichia coli). Dalam penelitian ini
digunakan metode purposive sampling dengan populasi sebanyak 122 buah sumur
gali dengan mengambil sampel sebanyak 12 buah atau 10% dari populasi, yaitu
untuk topografi tanah miring sebanyak 6 sampel dan topografi tanah datar
sebanyak 6 sampel.
Hasil penelitian pada topografi tanah miring dan tanah datar untuk uji
Coliform terdapat perbedaan jumlah bakteri dan ada juga yang melebihi ambang
batas yang jumlah bakteri melebihi 50/100 ml. ternyata pada 12 sampel yang di
teliti terdapat 5 sampel (41.7%) yang melewati ambang batas, yaitu pada topografi
tanah miring sebanyak 3 sampel dan topografi tanah datar sebanyak 2 sampel.
Sedangkan untuk uji Escherichia coli pada topografi tanah miring dan tanah datar
semuanya memenuhi syarat yaitu kurang dari 50/100 ml.
Kata Kunci : Kualitas Air Sumur Gali, Topografi, Coliform, Escherichia coli.