Mata pelajaran Perbankan Dasar memuat berbagai materi mengenai dunia perbankan termasuk salah satu diantaranya yaitu simpanan deposito. Kegiatan menyimpan uang di bank khususnya simpanan deposito telah menjadi kegiatan yang umum dikalangan masyarakat. Namun bagi peserta didik simpanan deposito masih menjadi hal baru yang belum pernah dilakukan oleh para peserta didik. Oleh karena itu, didalam kegiatan pembelajaran diperlukan model pembelajaran agar peserta didik mampu memahami materi mengenai simpanan deposito.. Model pembelajaran yang dipilih pada penelitian ini untuk diterapkan pada kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan pembelajaran yang menyajikan permasalahan dunia nyata untuk dilakukan penyelidikan dan analisa oleh peserta didik. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh deskripsi atas (1) aktivitas guru dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning; (2) aktivitas peserta didik dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning; (3) pencapaian hasil belajar peserta setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan (4) respon peserta didik kelas X PS 2 SMK Negeri 2 Mojokerto atas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, post-test, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I dan II masing-masing memperoleh 88% dan 94%; aktivitas peserta didik pada siklus I dan II masing-masing memperoleh 74% dan 85%; hasil belajar peserta didik pada siklus I dan II masing-masing memperoleh 67% dan 83%; respon peserta didik pada siklus I dan II masing-masing memperoleh 89,68% dan 94,04%. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMK Negeri 2 Mojokerto.Kata kunci: Problem Based Learning, model pembelajaran, perbankan dasar