Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA MASKAPAI PENERBANGAN PT.GARUDA CITILINK RUTE PEKANBARU – JAKARTA Widodo Putra; Endang Sutrisna
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 2: WISUDA OKTOBER 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a study to describe the Influence of Service Quality on Customer Loyalty on Airline PT.Garuda Citilink Pekanbaru Route - Jakarta. From the data obtained, from 2013 to 2016, the number of passengers using Citilink's carrier airline has decreased in 2016 and caused a decrease in passengers loyal to Citilink airlines. Problems that occur are less effective and efficient implementation and function of the company in meeting the quality of peyananan desired by the customer. The purpose of this research is to know the influence of service quality to customer loyalty at airline PT.Garuda Citilink Pekanbaru - Jakarta route and to know the inhibiting factors is less effective and efficient execution and function of company in fulfilling quality of peyananan desired by customer. The concept of the theory used is Quality of Service and Loyalty. This research uses quantitative method to test the influence between the two variables. Customers who are sampled amounted to 100 people. The type of data used is primary data with data collection methods using questionnaires that spread to 100 respondents. Data analysis method used in this research is a simple linear regression with the help of SPSS Software Version 17.0. The results of this study indicate the quality of service and customer loyalty in PT.Garuda Citilink Pekanbaru branch classified as less good and customer loyalty, based on the results obtained as a whole off Citilink airline route Pekanbaru-Jakarta route loyal enough or loyal to use Citilink aircraft carrier. Keywords: The Effect of Service Quality on Customer Loyalty on Airline PT.Garuda Citilink Pekanbaru – Jakarta
Identifikasi Keberadaan Heat Source Menggunakan Metode Geomagnetik Pada Daerah Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah Fauzia Rizky Wijaya; Widodo Putra; Muhammad Bagus Nur Haekal; Nur Arasyi
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode yang dipakai dalam geofisika yang mempunyai konsep dasar dari Hukum Coloumb. Hasil yang didapat dengan menggunakan metode geomagnetik adalah nilai intensitas kemagnetan di setiap titik pengukuran. Nilai kemagnetan di bawah permukaan selain dipengaruhi oleh mineral yang dikandungnya, faktor suhu serta tekanan pula mempengaruhi nilai kemagnetan. Karena terjadi adanya proses demagnetisasi karena suhu dan tekanan tersebut. Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi bawah permukaan yang berada di daerah Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilalukan pada tanggal 5 sampai 8 Mei 2016 dengan menggunakan metode geomagnetik. Alat yang digunakan pada penelitian kali ini adalah PPM seri G-857. Pengambilan data di lapangan menggunakan metode base rover. Hasil yang didapatkan dari alat adalah nilai intensitas kemagnetan di setiap titik pengukuran. Software yang digunakan dalam pengolahan data metode ini adalah Microsoft Excel, Geosoft Oasis Montaj, Surfer 10, Matlab, Magblox, Bloxer, dan Rockwork 15. Berdasar dari hasil pengolahan data didapatkan visualisasi bawah permukaan yang dibuat dengan pemodelan 2D  yaitu peta TMI, peta RTP, dan peta upward continuation. Nilai anomali  magnetik pada daerah penelitian berkisar antara 694,6 nT hingga -863,4 nT. Kemudian berdasarkan hasil interpretasi didapatkan adanya struktur sesar yang ditunjukkan dengan adanya perubahan anomali magnetik. Serta didapatkan pula adanya heat source yang ditunjukkan dengan adanya nilai intensitas magnetik yang bernilai rendah pada peta upward continuation. Berdasar pemodelan 3D yang menunjukkan keberadaan jalur sesar dengan arah N 0300 E serta didapatkan pula geometri dari heat source pada lokasi penelitian. Kata Kunci : 3D Modeling, Geomagnetik, Heat Source, PPM, Upward Continuation