Zahra Zahra Nelissa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INDENTIFIKASI KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI SMP NEGERI 12 BANDA ACEH. ruhmiyani ruhmiyani; Dahliana Dahliana Abd; Zahra Zahra Nelissa
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Indentifikasi kepercayaan diri siswa dalam komunikasi interpersonal di SMPN 12 Banda Aceh, bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepercayaan diri siswa dalam komunikasi interpersonal.Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMPN 12 Banda Aceh. Penarikan sampel dilakukan secara keseluruhan atau total sampling. Total sampel sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa berdasarkan kategori  di peroleh hasil analisis variabel sebanyak 18 siswa dengan persentase 36% memiliki tingkat kepercayaan diri dalam komunikasi interpersonal yang rendah sedangkan untuk analisis sub variabel yang terdiri dari aspek pribadi dengan kategori sangat rendah 14 siswa dengan persentase 28% dan aspek sosial berada pada kategori sangat rendah 13 siswa dengan persentase 26%. Analisis setiap item pernyataan terdapat 13 siswa yang memiki tingkat kepercayaan diri dalam komunikasi interpersonal yang sangat rendah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa sangat rendah dalam komunikasi interpersonal oleh sebab itu, rendahnya kepercayaan diri siswa menyebabkan siswa tidak yakin pada diri dan tidak percaya pada kemampuan yang dimilikinya. Sebaliknya siswa yang mempunyai kepercayaan diri yang baik dapat meyakinkan dirinya dan mempunyai pengetahuan akurat terhadap  kemampuan yang dimilikinya.                                                                                                            Kata kunci : Kepercayaan Diri, Komunikasi Interpersonal 
UPAYA GURU BK DALAM MENINDAKLANJUTI KETIDAKHADIRAN SISWA MELALUI KONSELING KELOMPOK DI SMAN 1 KUTA COT GLIE ACEH BESAR siti suyanti; Dahliana Dahliana Abd; Zahra Zahra Nelissa
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Upaya Guru BK dalam menindaklanjuti ketidakhadiran siswa melalui konseling kelompok.Latar belakang masalah dalam penelitian ini jumlah ketidakhadiran siswa di sekolah sangat memprihatinkan karena di setiap bulannya meningkat.Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana konseling kelompok dapat mengurangi perilaku ketidakhadiran siswa di SMAN 1 Kuta Cot Glie Aceh Besar.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Lokasi penelitian di SMAN 1 Kuta Cot Glie Aceh Besar, jumlah sampel 7 siswa berdasarkan absensi kelas.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi berupa absensi kelas.Teknik pengolahan dan analisis data yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif.Layanan bimbingan konseling yang dilakukan adalah konseling kelompok.Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian pada siklus I jumlah ketidakhadiran siswa mengalami penurunan, R1 11, R2 3, R3 3, R4 1, R5 7, R6 9 dan R7 4.Kemudian dilanjutkan siklus II jumlah ketidakhairan dari ke 7 siswa untuk R1 11, R2 6, R3 1, R4 0, R5 4, R6 10 dan R7 2. Setelah dilakukan siklus ke II tingkat ketidakhadiran dari ke 7 siswa, 4 siswa diantaranya semakin menurun, sedangkan ke 3 siswa lainnya untuk yang ke dua siswa mengalami kenaikan pada tingkat ketidakhadiran, dan satu siswa tidak ada perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling kelompok dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam menangani ketidakhadiran siswa ke sekolah. Kata Kunci : Ketidakhadiran siswa, konseling kelompok 
analisis kemandirian siswa dalam memilih jurusan (Penelitian pada siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh) Masnuri Masnuri; Dahliana Dahliana Abd; Zahra Zahra Nelissa
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis Kemandirian Siswa dalam Memilih Jurusan (Penelitian pada Siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh) bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran  kemandirian siswa dalam memilih  jurusan di SMA Negeri  11 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei yang bersifat deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 194 siswa kelas XI dari masing-masing kelas. Penarikan sampel dilakukan secara acak (Probability Sampling) dengan menggunakan teknik simple random sampling. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (questioner) dengan model skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kemandirian siswa dalam memilih jurusan berdasarkan kategorisasi diperoleh hasil analisis variabel bahwa sebanyak 15 siswa dengan persentas 38% memiliki tingkat kemandirian yang rendah dalam memilih jurusan. Sedangkan untuk analisis sub variabel yang terdiri dari aspek emosional sebanyak 23 siswa dengan persentase 58% berada pada kategori sedang, kemudian aspek nilai 17 siswa dengan persentase 43% dan aspek berperilaku 16 siswa dengan persentase 40% yang berada pada kategori rendah. Berdasarkan analisis setiap item pernyataan terdapat beberapa siswa yang berada pada kategori kemandirian yang sangat rendah dalam memilih jurusan yang terdapat pada item 7 sebesar 35%, item  8 sebesar 35%, item 14 sebesar 35%, item 29 sebesar 35%, dan item 31 sebesar 33%. Oleh sebab itu kemandirian pada siswa sangat diperlukan dalam memilih jurusan, baik kemandirian secara emosional, nilai dan berperilaku agar siswa dapat memilih jurusan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Kata Kunci : Kemandirian Siswa, Memilih Jurusan