This Author published in this journals
All Journal Publika
SATYA PRADANA BAKTI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI REVITALISASI BANTARAN SUNGAI KALIMAS PADA TAMAN KEPUTRAN DI KOTA SURABAYA SATYA PRADANA BAKTI
Publika Vol 3 No 6 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n6.p%p

Abstract

Kota adalah tempat bermukimnya warga kota, tempat bekerja, tempat kegiatan dalam bidang ekonomi, pemerintah, dan lain-lain. Menjadi pusat segala aktivitas perekonomian menjadikan banyak masyarakat yang berasal dari luar kota melakukan urbanisasi. Hal ini mengakibatkan daerah perkotaan menjadi kawasan padat yang dihuni oleh banyak masyarakat. permintaan akan pemanfaatan lahan kota terus berkembang untuk pembangunan berbagai fasilitas perkotaan baik pemukiman, industri dan pertambahan jalur transportasi yang perlahan akan menyita lahan-lahan atau ruang terbuka lainnya diwilayah perkotaan. Sehingga demi menanggulangi masalah ketersediaan ruang terbuka hijau pemerintah kota Surabaya membuat kebijakan peraturan daerah nomor 7 tahun 2002 tentang pengelolaan ruang terbuka hijau. Salah satu bentuk implementasinya adalah kebijakan revitalisasi bantaran sungai Kalimas pada taman Keputran di kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi revitalisasi bantaran sungai kalimas pada taman Keputran di kota Surabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori George Edward III, dengan empat indikator keberhasilan implementasi kebijakan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, dokumentasi serta observasi. Analisis data yang digunakan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan Publik, Revitalisasi