Sub Program Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP) merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah kota Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, dengan memasukkan aspek pendidikan dalam visi pembangunan daerah melalui keluarga berlingkungan pendidikan untuk meningkatkan tanggung jawab dan peduli keluarga terhadap kebijakan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan agar tercipta keluarga berlingkungan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan evaluasi hasil dari pelaksanaan sub program keluarga berlingkungan pendidikan (KBP) di kelurahan Mentikann Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokert. Subjek penelitian ini yaitu pembuat kebijakan beserta stake holder terdiri dari Walikota Mojokerto, Sekertariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Pokja KMBP, Posko KMBP, Tim Motivator Kota dan Kelurahan Mentikan, beserta Satgas Jam Wajib Belajar, serta enam warga yang berada di lingkungan kelurahan Mentikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, wawancara, serta observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub program KBP dapat memberikan hasil yang positif. Dilihat dari pendekatan evaluasi formal yang merujuk pada indikator-indikator keberhasilan (outcome) sub program KBP. Hal ini dibuktikan dengan indikator adanya motivasi pendidikan dalam keluarga, bentuk motivasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak dalam bentuk dukungan dan semangat. Ketersediaan fasilitas pendidikan di rumah, yang diberikan masih belum standart karena tempat belajar yang digunakan yaitu ruang tamu. Jam wajib belajar sudah berjalan baik di lingkungan keluarga, pada jam wajib belajar pukul 18.00-19.00 anak usia sekolah wajib berada di lingkungan rumah. Kontrol belajar, perilaku dan pergaulan sudah baik karena orang tua sudah mengawasi prilaku belajar anak baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dengan mengawasi proses belajar anak melalui hasil belajar di sekolah. Keharmonisan keluarga memberikan hasil yang baik karena orang tua memiliki cara khusus untuk menciptakan keharmonisan keluarga dengan cara melakukan kegiatan bersama untuk memunculkan suatu interaksi antar anggota keluarga sehingga menciptakan keluarga yang harmonis. Pola hidup bersih, sehat, rapi, aman dan nyaman diciptakan dengan baik oleh orang tua dan anak dengan memberikan pola hidup yang bersih dan menjadikan lingkungan rumah yang sehat, aman, dan nyaman. Adapun saran dalam penelitian ini diharapkan pemerintah untuk mengutamakan program pendidikan terutama pada fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan agar dapat tercapai suatu tujuan prndidikan secara optimal. Bagi Pokja, Posko, dan Satgas agar lebih disiplin mrngawasi pendidikan di kelurahan agar tercipta keluarga yang berlingkungan pendidikan. Serta bagi keluarga agar berperan aktif untuk membantu dan mendukung pendidikan anak ketika berada di lingkungan rumah. Kata Kunci: Evaluasi, Keluarga Berlingkungan Pendidikan.