Kerawang Gayo merupakan indentitas masyarakat Gayo. Kerawang Gayo adalah salah satu ragam atau motif dalam menghias kain. Menghias atau membordir kerawang Gayo ini merupakan suatu kerajinan yang dapat dimanfaatkan oleh para kaum wanita maupun kaum pria. Motif kerawang Gayo awal mulanya berasal dari penggambaran alam di daerah Gayo yaitu alam hewani (flora) dan alam tumbuh-tumbuhan (fauna). Penelitian ini bertujuan untuk Pertama Motivasi penari menggunakan busana kerawang Gayo dengan teknik printing kedua Mengetahui tanggapan tokoh adat tentang busana kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing ketiga Mengetahui penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian enam orang responden terdiri dua orang Tokoh adat, satu orang perancang busana tradisional Gayo dan tiga orang penari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil analisis data, temuan dalam penelitian ini dapat dikemukakan yaitu ada Enam jenis motif pada kerawang Gayo yang sering digunakan. Emun Berangkat, Puter Tali, Peger, Ulen, Pucuk Rebung, Rante. Lima warna yang digunakan dalam kerawang Gayo pada busana penari yaitu Ilang(merah), koneng(kuning), Poteh(putih), Ijo(hijau), Item(hitam), dan bahan yang digunakan dalam teknik ptinting kerawang Gayo pada penari adalah bahan jenis mori primissima, katun primissima, kain satin dan pewarna batik sablon disebut Vigmen yang berfungsi untuk membuat penari lebih leluasa untuk bergerak. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah memotivasi penari untuk menggunakan busana printing dengan kualitas yang tetap terjaga dengan harga yang terjangkau dan proses pembuatan busana printing dengan cepat. Penari sangat menerima dan merespon dengan baik terhadap pengembangan motif kerawang Gayo yang diterapkan pada busana penari menggunakan teknik printing. Penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari menggunakan teknik printing merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kebudayaan masyarakat Gayo dengan mengutamakan kenyamanan penari. Diharapkan kepada masyarakat Gayo agar selalau menjaga dan melestarikan salah satu budaya yang diwariskan nenek moyang termasuk Kerawang Gayo tanpa menghilangkan simbol demi kenyamanan.Kata Kunci: Kerawang Gayo, Teknik Printing, Busana Penari