. Yuhasriati
Prodi PG-PAUD FKIP Unsyiah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DARI KELUARGA YANG BERCERAI DI KECAMATAN ULIM KABUPATEN PIDIE JAYA . Muliana; Anizar Ahmad; . Yuhasriati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 3 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.356 KB)

Abstract

Keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak. Baik dan buruk pendidikan yang diberikan oleh keluarga akan berdampak kepada perkembangan anak, salah satunya perkembangan sosial emosional anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana perkembangan sosial emosional anak dari keluarga yang bercerai di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku anak dari keluarga yang bercerai di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi subjek berjumlah lima orang anak yang berusia lima-enam tahun dan wawancara dengan masing-masing orang tua anak. Hasil analisis data menunjukkan keluarga yang bercerai memberi dampak buruk untuk perkembangan anak, salah satunya perkembangan sosial emosional anak yaitu anak yang berasal dari keluarga yang bercerai di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya kurang dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, mengalami tekanan, kekerasan, emosi dan perilaku yang tidak terkontrol. Kesimpulannya anak dari keluarga yang bercerai perkembangan perilakunya cenderung kurang baik dikarenakan kurang mendapat kasih sayang dari kedua orangtuanya. Perilaku yang kurang baik terlihat dari ekspresi yang ditunjukkan anak, yaitu emosi dan perilaku yang berlebihan, emosi yang tidak terkontrol dan egois, rasa frustrasi yang menghantui jiwanya, serta pemalu dan tidak bisa menerima keadaannya. Diharapkan orang tua dapat menjalin komunikasi yang lebih baik lagi dengan anak, bertanggung jawab, mendampingi anak, dan sebaiknya tidak melakukan perceraian agar perkembangan anak tidak terhambat dan memberi penjelasan kepada anak tentang apa yang terjadi di dalam keluarga.
MENGEMBANGANKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI BERMAIN RANCANG BANGUN BALOK DI PAUD IT AL FATIH KOTA BANDA ACEH Dewi Wahyuni; . Yuhasriati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 3 (2016): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.356 KB)

Abstract

Bermain dapat membantu mengembangkan keterampilan anak cara menyelesaikan masalah sederhana secara kreatif, maka penelitian ini mengangkat masalah bagaimana perkembangan kemampuan kognitif anak melalui bermain rancang bangun balok di PAUD IT Al-Fatih Kota Banda Aceh? Penelitian ini bertujuanĀ  mengembangkan kemampuan kognitif anak melalui bermain rancang bangun balok di PAUD IT Al-Fatih Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama 2 siklus.Pada setiap siklus terdiri tiga jenis kegiatan bermain balok dan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitianĀ  adalah anak PAUD IT Al Fatih Kota Banda Aceh usia 5-6 tahun berjumlah 12 orang anakĀ  terdiri atas 4 perempuan dan 8 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan unjuk kerja kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriftif kualitatif,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang berkembang sangat baik (BSB) pada siklus I kegiatan pertama sebanyak 2 orang anak, kegiatan kedua sebanyak 2 orang anak, dan kegiatan ketiga sebanyak 3 orang anak. Meningkat pada siklus II yaitu kegiatan pertama sebanyak 7 orang anak, kegiatan kedua sebanyak 8 orang anak, dan kegiatan ketiga sebanyak 10 orang anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kemampuan kognitif anak melalui bermain rancang bangun balok di PAUD IT Al Fatih Kota Banda Aceh dapat berkembang yaitu anak sudah dapat merancang bangunan dari balok dengan percaya diri dan mandiri sesuai bangunan yang ada pada sub tema dan dapat menceritakan hasil karyanya.Peneliti memotivasi dan mengapresiasi anak dalam bermain rancang bangun balok.