This Author published in this journals
All Journal Publika
RISKY FEBRIANTI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI PUSKESMAS PUCANG SEWU KOTA SURABAYA RISKY FEBRIANTI
Publika Vol 5 No 5 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n5.p%p

Abstract

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI PUSKESMAS PUCANG SEWU KOTA SURABAYA Risky Febrianti S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: kykyrizanti@gmail.com Indah Prabawati S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya email: prabawatiindah@yahoo.co.id Abstrak Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Sasaran utama program Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan Implementasi Program Pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Pucang Sewu Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam menganalisis implementasi program Posbindu PTM menggunakan model implementasi George C. Edward III. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian Implementasi Pelaksanaan Posbindu PTM menunjukkan 1) Komunikasi yang dilakukan oleh pihak pelaksana kepada kelompok sasaran sudah baik dimulai dengan sosialisasi secara tatap muka langsung sehingga diharapkan kelompok sasaran jelas memahami program Posbindu PTM 2) Sumberdaya manusia, informasi, dan fasilitas untuk implementasi program Posbindu PTM masih kurang memadai 3) Disposisi dari pihak yang terlibat sudah baik dan ramah, namun untuk insentif perlu adanya penambahan uang pengganti transportasi untuk semua kader pendamping 4) Struktur birokrasi pelaksana program sudah berjalan baik dan sesuai SOP begitu juga tanggung jawabnya. Kata Kunci: Implementasi Program, Posbindu, Kesehatan Masyarakat