Wahyu Prastya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN DOSIS HASIL FERMENTASI TEPUNG BIJI KEDELAI DENGAN RAGI TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia magna Wahyu Prastya; Irma Dewiyanti; Teuku Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.43 KB)

Abstract

The aim of this study was to know the precise doses for rapid growth of Daphnia magna’s population. This study was conducted at Brackiswater Aquaculture Development Center in July 2015. This study used 4 treatment and 5 replications, the treatments were fermentation of soybean seeds flour with yeast, i.e A= 0,02 gr/l, B= 0,04 gr/l, C= 0,06 gr/l, and D= 0,08 gr/l in doses. The result of ANOVA test shown that fermentation of soybean seeds flour with yeast with doses 0,06 gr/l has significant difference on rapid growth of Daphnia magna’s population (p0,05). The result of this study shown that the highest population was 1.724 ind/l in 0,06 gr/l in doses, with the peak of population in the twelfth of days. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat terhadap laju pertumbuhan populasi Daphnia magna. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Perikana Budidaya Air Payau (BPBAP), Juli 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Pemberian dosis yang di berikan berupa A= 0,02 gr/l, B= 0,04 gr/l, C=0,06 gr/l, D= 0,08 gr/l. Daphnia magna yang ditebar selama 16 hari dengan wadah uji berupa stoples (vol. 20 liter) dengan padat penebaran 10 ind/l. Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukan bahwa pakan hasil fermentasi tepung kedelai dan ragi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan populasi Daphnia magna (P0,05). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa nilai tertinggi pada puncak populasi yakni pada pemberian dosis 0,06 gr/l sebanyak 1.724 ind/l dengan puncak populasi padahari ke-12.