Anggarini Mardi Hari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Berbahasa Siswa Tunarungu Kelas Dasar 1 SLB-B YPPLB Ngawi Melalui Program Khusus Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama Mardi Hari, Anggarini
Jurnal Inspirasi Vol 3, No 2 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Inspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.225 KB)

Abstract

Anak tunarungu memiliki kosa kata yang sedikit dibandingkan dengan anak yang mendengar pada umumnya. Dengan demikian pemahaman anak tunarungu terhadap bahasa sedikit sekali sehingga sering disebut anak yang miskin bahasa. Oleh karena itu salah satu upaya untuk mengoptimalkan sisa pendengaran anak tunarungu diperlukan program khusus Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama atau yang biasa disingkat  BKPBI. Program BKPBI yang dilakukan sekolah merupakan kegiatan berkelanjutan, dengan cara melatih anak melalui beberapa tahapan dari Program BKPBI. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan keterampilan berbahasa siswa tunarungu melalui program khusus BKPBI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan 3 siklus, 1 pertemuan waktunya 2 x 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktifitas belajar dan hasil belajar siswa  dari siklus 1 sampai siklus 3 selalu meningkat, sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbahasa siswa tunarungu dapat ditingkatkan melalui program khusus BKPBI. Kata Kunci : Keterampilan Berbahasa, Program khusus BKPBI
Peningkatan Keterampilan Berbahasa Siswa Tunarungu Kelas Dasar 1 SLB-B YPPLB Ngawi Melalui Program Khusus Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama Anggarini Mardi Hari
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 3 No 2 (2013): Agustus 2013
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.225 KB) | DOI: 10.21067/jip.v3i2.369

Abstract

Anak tunarungu memiliki kosa kata yang sedikit dibandingkan dengan anak yang mendengar pada umumnya. Dengan demikian pemahaman anak tunarungu terhadap bahasa sedikit sekali sehingga sering disebut anak yang miskin bahasa. Oleh karena itu salah satu upaya untuk mengoptimalkan sisa pendengaran anak tunarungu diperlukan program khusus Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama atau yang biasa disingkat  BKPBI. Program BKPBI yang dilakukan sekolah merupakan kegiatan berkelanjutan, dengan cara melatih anak melalui beberapa tahapan dari Program BKPBI. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan keterampilan berbahasa siswa tunarungu melalui program khusus BKPBI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan 3 siklus, 1 pertemuan waktunya 2 x 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktifitas belajar dan hasil belajar siswa  dari siklus 1 sampai siklus 3 selalu meningkat, sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbahasa siswa tunarungu dapat ditingkatkan melalui program khusus BKPBI. Kata Kunci : Keterampilan Berbahasa, Program khusus BKPBI