This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dimensi
Lani Puspita
Prodi Pendidikan Biologi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR AIR LINDI DARI TPA TELAGA PUNGGUR TERHADAP PERTUMBUHAN MORFOMETRIK TANAMAN SELEDRI (Apium Lani Puspita; Yarsi Efendi; Mar Ayunis
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.52 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i1.21

Abstract

Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah Telaga Punggur Kota Batam setiap harinya menerima 700-800 ton sampah dan dihasilkan 25-30 ton air lindi. Air limdi tersebut potensial untuk dijadikan pupuk organik cair. Untuk melihat pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar air lindi dari TPA Telaga Punggur ini, dilakukan percobaan terhadap tanaman Seledri (Apium graveolens L). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karaketeristik pupuk organik cair berbahan dasar air lindi, (2) membuktikan adanya pengaruh pemberian pupuk organik cair berbahan dasar air lindi terhadap pertumbuhan morfometrik tanaman Seledri (tinggi dan jumlah daun), (3) Mengetahui dosis optimum pupuk untuk pemupukan tanaman Seledri, dan (4) Mengetahui perbandingan tingkat pertumbuhan tanaman Seledri yang diberikan pupuk organik berbahan dasar air lindi dengan pupuk organik cair lain (dalam hal ini Pupuk NASA). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) Kandungan Total NPK pada pupuk organik cair berbahan dasar lindi dari TPA Telaga Punggur adalah 511.37 mg/l; (2) Pemberian pupuk organik cair berbahan dasar lindi dari TPA Telaga Punggur berpengaruh signifikan dan erat terhadap pertumbuhan tanaman Seledri (dalam ini pertumbuhan tinggi tanaman dan pertambahan jumlah daun); (3) Berdasarkan dosis yang diujicobakan, dosis pupuk organik cair lindi 14 ml/L memberikan hasil pertumbuhan terbaik, walau demikian, dosis ini belum merupakan dosis optimal dan dapat dilakukan uji coba lebih lanjut dengan dosis yang lebih besar dari 14 ml/L; (4) Apabila dilihat dari variabel pertumbuhan tinggi tanaman, secara statistik pupuk organik cair lindi dan pupuk organik cair NASA memberikan hasil pertumbuhan yang sama; dan (5) Apabila dari dari variabel pertambahan jumlah daun, secara statistik pupuk organik cair lindi memberikan hasil pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan pupuk organik cair NASA.