A Syatori
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKOLOGI POLITIK MASYARAKAT PESISIR (Analisis Sosiologis Kehidupan Sosial-ekonomi dan Keagamaan Masyarakat Nelayan Desa Citemu Cirebon) A Syatori
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.631 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.330

Abstract

Secara geografis, masyarakat pesisir atau nelayan adalah masyarakat yang hidup, tumbuh dan berkembang di kawasan pesisir, yakni suatu kawasan transisi antara wilayah darat dan laut. Secara sosiologis, mereka memiliki karakteristik sosial yang berbeda dengan masyarakat lainnya, karena perbedaan karakteristik sumberdaya yang dimiliki. Kesejahteraan secara ekonomi masyarakat pesisir sangat bergantung pada sumberdaya perikanan baik perikanan tangkap di laut maupun budidaya, yang hingga saat ini aksesnya masih bersifat terbuka (open access), sehingga kondisi lingkungan wilayah pesisir dan laut menentukan keberlanjutan kondisi sosial ekonomi mereka. Membicarakan masyarakat nelayan hampir pasti isu yang selalu muncul adalah masyarakat yang marjinal, miskin dan menjadi sasaran eksploitasi penguasa baik secara ekonomi maupun politik. Kemiskinan yang selalu menjadi trade mark bagi nelayan dalam beberapa hal dapat dibenarkan dengan beberapa fakta seperti kondisi pemukiman yang kumuh, tingkat pendapatan dan pendidikan yang rendah, rentannya mereka terhadap perubahan-perubahan sosial, politik, dan ekonomi yang melanda, dan ketidakberdayaan mereka terhadap intervensi pemodal, dan penguasa yang datang. Disamping itu, kemiskinan mereka juga diakibatkan oleh masalah kerusakan ekosisitem pesisir-laut yang berdampak serius terhadap menipisnya sumberdaya perikanan. Masalah lain yang tak kalah penting dalam kegiatan ekonomi nelayan, terutama terkait operasional penagkapan ikan adalah persoalan modal usaha untuk menyediakan segala kebutuhan kegiatan penagkapan ikan, seperti bahan bakar kapal, alat-alat penagkap ikan dan sebagainya. Bagi masyarakat nelayan, khusunya nelayan kecil atau nelayan tradisional, kebutuhan akan modal usaha, yang bisa diakses atau yang bisa didayagunakan setiap saat tersebut, sangat tinggi. Kondisi ini merupakan respon atas besarnya biaya investasi di sektor perikanan tangkap, sedangkan perolehan pendapatan tidak pasti dan tingkat penghasilan bervariatif. Dengan kebutuhan konsumsi rumah tangga yang harus dipenuhi setiap hari, nelayan tidak memiliki tabungan dana yang mencukupi jika suatu saat harus berhadapan dengan kenyataan bahwa sarana-prasarana penangkapan yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan membutuhkan biaya perbaikan yang cukup besar. Keterbatasan pemilikan dana kontan inilah yang kemudian mendorong nelayan terperangkap dalam jaringan hutang piutang yang kompleks, khususnya kepada para rentenir atau penyedia kredit informal.
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 1 KECAMATAN SURANENGGALA KABUPATEN CIREBON Shinta Dwiyanti; A Syatori; Aen Zaenudin
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v2i2.2077

Abstract

ABSTRAKPerpustakaan adalah suatu ruangan atau gedung – gedung yang berisi buku – buku koleksi – koleksi yang disusun dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah untuk dicri dan dipergunakan apabila sewaktu – waktu diperlukan oleh pembaca dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti ruang baca, rak buku, rak majala, meja kursi baca, karu katalog. Sistem pengelaolahan tertentu dan ditempatkan petugas yang menjalankan perpustakaan agar berjalan sebagaimana mestinya. Dan minat adalah rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal yang menyeluruh.                                                                     Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Pemanfaatan perpustakaan Sekolah di Sekolah Menengah pertama (SMP) Negeri 1 Suranenggala, untuk memperoleh data tentang Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri 1 Suranenggala dan untuk memperoleh data tentang Hubungan antara Pemanfaatan perpustakaan Sekolah dengan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Suranenggala. Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa pemanfaatan perpustakaan yang baik dan memadai akan memberikan pengaruh yang besar terhadap minat belajar siswa. Pleh karena itu, segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus dapat menunjang proses belajar sehingga pemanfaatan perpustakaan dapat dirasakan maksimal.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Dalam penganalisisan data menggunakan analisis data kuantitatif dengan perhitungan rumus korelasi product moment. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) Pemanfaatan perpustakaan sekolah di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan sebesar 74,15 % perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan di SMP Negeri 1 Suranenggala dikatakan cukup. (2) Minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan sebesar 74, 4 % perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala dapat dikatakan cukup. (3) Hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala diperoleh perhitungan  0,601% hal ini berarti bahwa hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Suranenggala memiliki korelasi yang cukup. Kata Kunci : Pemanfaatan Perpustakaan, Minat Belajar.