Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran ilmu hadis dimadrasah diniyyah dengan sistem klasikal di Pondok Pesantren DarussalamBuntet Cirebon. Kajian ini dilatari bahwa selama ini materi hadis yang diajarkanlebih menitikberatkan pada aspek pengamalan seperti fikih dan akhlak. Kajianini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan datanyamenggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Adapuntemuan kajian ini setidaknya memperlihatkan, (1) Pembelajaran mushthalahulhadis di Pondok Pesantren Darussalam Buntet, ada pada setiap marhalah(kecuali ula), kitab al-Quthufuddaniyah Nadzam Imam Baiquny, marhalahTsalitsah kitab al-Qawa'id al-Asa'siyyah fi' Ilmi Mustahalahul hadi's, MarhalahMuhadzarah mengkaji kitab Taisir Musthalahul Hadi's karya MahmudThahhan. diampu langsung oleh bapak K.H. Ahmad Rifqi Chowas, denganmetode Bandongan, hafalan, musyawarah dan penugasan.; dan (2) Tujuanyang sangat ditekankan adalah agar para santri dapat memahami hadis ilmuhadis sebagai sumber pedoman hukum Islam dengan baik dan tidak gegabah.Tidak mudah tertipu dan tidak mudah mendhaifkan hadis, menghargai tashhihyang sudah dilakukan ulama ahli hadis. Jangan tergesa-gesa mendhaifkanhadis. Pemahaman santri dapat dilihat dari hasil belajar yang dilakukan setiapsemester (UTS dan UAS) berupa ujian lisan dan kitabah. Dengan kajian kitabyang berjenjang sesuai dengan kelas, para santri dimudahkan dalam memahamiredaksi dan sanad hadis.