Kartikasari Yudaninggar
Universitas Amikom Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengkaji Ulang Strategi Promosi Pariwisata Melalui Film Kartikasari Yudaninggar; Alvian Alrasid Ajibulloh
Inter Komunika Vol 4, No 2 (2019): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33376/ik.v4i2.376

Abstract

Sektor pariwisata di Indonesia sangat potensial baik itu dari sumber daya alamnya maupun masyarakatnya. Pariwisata juga telah menjadi kegiatan yang unik dan menyenangkan bagi hampir semua orang. Film sebagai media komunikasi cukup efektif untuk mempromosikan destinasi wisata dan menggali potensi di berbagai daerah yang disebut sebagai promosi product placement. Film merupakan salah satu media yang efektif digunakan untuk mempromosikan berbagai keindahan dan keunikan destinasi wisata kepada masyarakat. Product placement telah banyak dipraktikkan untuk promosi destinasi wisata, dan berhasil membuat destinasi wisata menjadi dikenal oleh masyarakat luas serta meningkatkan kunjungan wisata di destinasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak positif bagi destinasi wisata yang terdampak oleh fenomena product placement dalam film dan berhasil menjadi dikenal oleh masyarakat luas serta meningkatkan kunjungan wisata di destinasi tersebut. Hasil dari penelitian ini, film bisa dijadikan media yang dapat mempromosikan bahkan melejitkan popularitas destinasi wisata dan bisa dijadikan salah satu alternatif promos karena sifatnya yang cenderung implisit, namun lebih mengena pada target audience. Promosi pariwista melalui film dapat memberikan dampak positif bagi destinasi wisata yang dimunculkan dalam film, antara lain adanya peningkatan yang signifikan dalam sektor pariwisata, mulai dari awareness masyarakat terhadap destinasi wisata, peningkatan popularitas, sampai pada peningkatan jumlah pengunjung wisata tersebut.
ETIKA FOTOGRAFI DALAM PROSES DOKUMENTASI KELAHIRAN Kartikasari Yudaninggar
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7143

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas mengenai etika fotografi, khususnya dalam proses dokumentasi kelahiran dari sebelum proses dokumentasi, hingga setelah dokumentasi dilakukan. Industri fotografi berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan tren yang berkembang. Salah satu genre fotografi yang mulai muncul dan tren di tengah masyarakat adalah birth photography. Birth photography atau foto dokumentasi persalinan dilakukan untuk mengabadikan momen yang sakral dan tidak terulang dari seorang ibu yang tengah berjuang saat melahirkan sang buah hati. Terdapat banyak sekali pelaku bisnis fotografi yang kemudian menawarkan jasa dokumentasi persalinan, namun ternyata belum semua fotografer mengetahui mengenai kode etik yang dapat dijadikan pedoman ketika melakukan dokumentasi persalinan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui etika fotografi dalam birth photography, mengenai teknis dokumentasi dan publikasi dokumentasi melalui media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa terdapat asosiasi internasional fotografer persalinan professional (IAPBP) yang mewadahi para fotografer persalinan. Dalam asosiasi tersebut terdapat kode etik yang dapat dijadikan pedoman bagi fotografer persalinan dalam menjalankan pekerjaannya. Adapun kode etik tersebut berkaitan ketika proses dokumentasi di lingkungan tempat bersalin, kode etik dengan klien dan keluarga klien, mengenai bagian tubuh yang akan didokumentasikan serta kode etik ketika mengunggah hasil foto persalinan di media sosial. Utamanya terkait dengan ketentuan dari platform media sosial tersebut.