Lukman Nusa
Communication Science Department of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEMOKRASI DALAM BINGKAI TELEVISI DARI KACAMATA SANTRI Lukman Nusa; Bono Setyo
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 8, No 2 (2017): December 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.398 KB) | DOI: 10.24235/orasi.v8i2.2981

Abstract

Pada dasarnya penelitian ini hendak mencermati peran televisi dalam pengembangan nilai-nilai demokrasi khususnya di kalangan santri. Berdasarkan dari tujuan penelitian tersebut, penelitian ini dimulai dengan mencermati intensitas ekposure media televisi yang dilihat dari bagaimana frekuensi konsumsi media itu sendiri yang nantinya akan berkaitan dengan pengembangan dan pemahaman nilai-nilai demokrasi. Perbedaan latar belakang pendidikan yang dimiliki responden yang nantinya berkaitan dengan pengembangan dan pemahaman nilai-nilai demokrasi juga menjadi sesuatu yang menarik untuk dicermati. Metode survey digunakan dalam penelitian ini. Adapun sampel diambil dengan cara purposive random sampling, khususnya berkenaan dengan lokasi dua pondok pesantren di Yogyakarta yakni pondok pesantren modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta dan pondok pesantren Abu Bakar Ash Shiddiq Yogyakarta. Kemudian individu sampel diambil dengan cara insidental yang keseluruhan sampel berjumlah 100 orang. Adapun analisa data menggunakan teknik analisa Kendall Tau. Penelitian ini menemukan kenyataan bahwa (1) Kedekatan santri pondok pesantren modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta dan pondok pesantren Abu Bakar Ash Shiddiq Yogyakarta dengan media televisi sebagai media untuk pengembangan pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi masih rendah; (2) Latar belakang pedidikan ternyata memang berpengaruh terhadap penilaian tentang peran televisi dalam pengembangan pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi; (3) Meskipun cenderung lemah, peningkatan jumlah konsumsi televisi memang berpengaruh pada persetujuan bahwa televisi berperan dalam penumbuhan pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi.; (4) Pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi baik pada santri pondok pesantren modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta dan pondok pesantren Abu Bakar Ash Shiddiq Yogyakarta cukup mumpuni. Kata Kunci: Demokrasi, Pendidikan, Santri, Televisi
Media Sosial dan Kerukunan Umat Beragama di Bali (Representasi Masyarakat Bali terhadap Berbagai Posting Terkait Gerakan Aksi Damai terkait Isu Penistaan Agama di Media Sosial dan Dampaknya pada Kerukunan Umat Beragama di Bali) Lukman Nusa
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11 No.1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i3.6589

Abstract

AbstractThe character of social media causes the process of  information’s dissemination becomes much more unimpeded. The freedom sometimes causes some parties  forget about the importance of maintaining harmony among religious people. The are posts founded in the social media that lead to issues of SARA or in this research is related to the case of blasphemy committed by Ahok. The posts in some degree is being reputed as a common one, especially in the territory of Java which is dominated by moslem societies and for some parties it even becomes a necessity to express their voices to defend their religion, or so they say.  Then the question is how the representation of Balinese society dominated by the non-moslem societies, react to the posts in Facebook related to the case. The theory of social representation by Moscovisci is used to answer the problem of representation. Case studies with data collection of in-depth interviews is used to analyze Balinese society representation about  this issue.Keywords: representations, case study, social media, religious harmony