AbstrakSampah selama ini dipandang sebagai residu gaya hidup konsumerisme yang tidak bermanfaat. Sementara di sisi lain, sistem pengelolaan konvensional dipandang tidak mampu untuk menanggulangi sampah. Hal ini mengingat semakin tingginya volume produk sampah tidak berbanding dengan lokasi pembuangannya.Pada titik ini, kehadiran bank sampah yang dikelola secara integrasi oleh komunitas-komunitas masyarakat semakin dibutuhkan adanya. Lembaga bank sampah nantinya akan mengepul sampah dari masyarakat yang telah terklasifikasi untuk ditabung. Artinya ada fungsi investasi di sini. Dan dana tabungan sampah itu nantinya juga akan kembali kepada nasabah itu sendiri. Bank sampah menjadi solusi tengah yang saling menguntungkan. Suatu komunitas masyarakat akan merasakan lingkungan yang bersih dan sehat dan manfaat investasi dari sampah hasil konsumsi mereka. Dalam hal ini kehadiran para pengampu kepentingan (stakeholders) seperti pemerintah, tokoh masyarakat dan pemerhati lingkungan mutlak adanya. Kata Kunci: Sampah, Bank Sampah, Nilai Ekonomis Abstract Garbage has been seen as a lifestyle consumerism residues that are not useful. While on the other hand, the conventional management system is deemed not able to cope with the garbage. This is because the higher volume of waste products are not proportional to the disposal location. On this point, the presence of garbage bank managed the integration of the communities are increasingly required their community. Bank institutions will be steaming garbage bins from people who have been classified for savings. It means that there is a function of investment here. And a savings fund that garbage will also be returned to the customer itself. Bank of waste into the middle of a mutually beneficial solution. A community will feel clean and healthy environment and investment benefits of garbage result of their consumption. In this case the presence of stakeholders (stakeholders) such as government, community leaders and environmentalists absolute existence. Keywords: Waste, Waste Bank, Economic Value