Nur Eka Setiowati
Prodi Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

BAITUL MAL WAT TAMWIL SEBAGAI APLIKASI PROGRAM FINANCIAL INCLUSION DALAM PENINGKATAN AKSES BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.554 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.248

Abstract

AbstractAcceleration of economic growth acts as a basic requirement of the most strategic for improving the quality of life of the people. Important element in supporting the acceleration of economic growth is to optimize the contribution of the financial sector by opening up access to financial services to the widest possible public and businesses such as UMKM. That is, there should be an effort to encourage the use of the financial sector in the economy as efforts to increase public welfare. Financial Inclusion is total activity which is aimed at negating all forms of barriers both price and non-price on people's access to financial services utilize. BMT is a potential for the organization to reach the bottom layer and a microfinance institution of the most affordable and most convenient means to meet the demand for loanable funds (loan). Keywords : Economics Growth, Financial Inclusion, UMKM, Baitul Maal Wat Tamwil ( BMT ).
ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC) 2015 DAN PERBANKAN SYARI’AH Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.128 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.215

Abstract

AbstrakAsean Economic Community (AEC) 2015 merupakan tujuan akhir integrasi ekonomi yang merupakan program kerjasama negara -negara ASEAN termasuk Indonesia di bidang ekonomi. Siap atau tidak industri perbankan syari’ah harus mampu menghadapi tantangan global yang diakibatkan dari perjanjian kerjasama ini. Dengan berbagai peluang dan tantangan semua pihak harus berupaya keras agar industri keuangan syari’ah nasional semakin berkualitas, berkembang secara berkelanjutan dan mampu bersaing dalam kancah persaingan global, khususnya dalam menyambut AEC 2015. Kata kunci : AEC 2015, Industri perbankan, perbankan syari’ah AbstractAsean Economic Community (AEC) 2015 is the ultimate goal of economic integration of the cooperation program ASEAN countries including Indonesia in economics. Ready or not Islamic banking industry must be able to face the global challenges resulting from this agreement. A wide range of opportunities and challenges all parties should strive hard to national Islamic finance industry is getting quality, develop sustainable and able to compete in the global competition, especially in welcoming AEC 2015.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan Terpadu Nurushiddiiq Cirebon Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.651 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.206

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengumpulkan informasi tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan penggalian, alokasi dan akuntabilitas pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq serta informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq.Serta manfaat dari managemen pembiayaan pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq Data diperoleh dari yayasan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon dan dari staf pesantren. Analisis data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana dalam penelitian in dieksplorasi secara mendalam bagaimana manajemen pembiayaan pendidikan dalam Pondok pesantren Nuurusshidiiq. Temuan penelitian ini secara umum menunjukan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan di Lembaga Pendidikan Terpadu dan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon sudah memenuhi standar lembaga pendidikan. Hanya saja karena tidak ada patokan baku yang berlaku secara umum pada lembaga pesantren, standar kecukupan atau ketidakcukupan khusus pesantren tidak dapat diketahui. Apalagi secara riil sistem pendidikan dan siklus kehidupan di pesantren berbeda dengan lembaga formal lainnya.Kata Kunci : Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Pondok Pesantren.Abstract          The main objective of this study is to collect information about the planning, organizing, implementing excavation, allocation and accountability of education financing in Pesantren Nuurusshidiiq as well as information about the factors that affect the financing of education in boarding Nuurusshidiiq.Serta benefits of management education funding on the quality of education in boarding Nuurusshidiiq Data obtained from the foundation Boarding Nuurusshidiiq Cirebon and from the boarding staff. Analysis of the data in this study is a qualitative method, in which the research is explored in depth in how management education funding in Pondok Pesantren Nuurusshidiiq. The findings of this research generally shows that the management of education financing at the Institute of Integrated Education and Boarding Nuurusshidiiq Cirebon already meet the standards of educational institutions. Just because there is no standard benchmark that applies in general to boarding institutions, standards sufficiency or insufficiency of special schools can not be known. Moreover, in real terms the education system and the life cycle in different schools with other formal institutions.Keywords: Financing Management Education, Boarding School.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan Terpadu Nurushiddiiq Cirebon Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.206

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengumpulkan informasi tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan penggalian, alokasi dan akuntabilitas pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq serta informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq.Serta manfaat dari managemen pembiayaan pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Pesantren Nuurusshidiiq Data diperoleh dari yayasan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon dan dari staf pesantren. Analisis data dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana dalam penelitian in dieksplorasi secara mendalam bagaimana manajemen pembiayaan pendidikan dalam Pondok pesantren Nuurusshidiiq. Temuan penelitian ini secara umum menunjukan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan di Lembaga Pendidikan Terpadu dan Pondok Pesantren Nuurusshidiiq Cirebon sudah memenuhi standar lembaga pendidikan. Hanya saja karena tidak ada patokan baku yang berlaku secara umum pada lembaga pesantren, standar kecukupan atau ketidakcukupan khusus pesantren tidak dapat diketahui. Apalagi secara riil sistem pendidikan dan siklus kehidupan di pesantren berbeda dengan lembaga formal lainnya.Kata Kunci : Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Pondok Pesantren.Abstract          The main objective of this study is to collect information about the planning, organizing, implementing excavation, allocation and accountability of education financing in Pesantren Nuurusshidiiq as well as information about the factors that affect the financing of education in boarding Nuurusshidiiq.Serta benefits of management education funding on the quality of education in boarding Nuurusshidiiq Data obtained from the foundation Boarding Nuurusshidiiq Cirebon and from the boarding staff. Analysis of the data in this study is a qualitative method, in which the research is explored in depth in how management education funding in Pondok Pesantren Nuurusshidiiq. The findings of this research generally shows that the management of education financing at the Institute of Integrated Education and Boarding Nuurusshidiiq Cirebon already meet the standards of educational institutions. Just because there is no standard benchmark that applies in general to boarding institutions, standards sufficiency or insufficiency of special schools can not be known. Moreover, in real terms the education system and the life cycle in different schools with other formal institutions.Keywords: Financing Management Education, Boarding School.
BAITUL MAL WAT TAMWIL SEBAGAI APLIKASI PROGRAM FINANCIAL INCLUSION DALAM PENINGKATAN AKSES BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECIL DAN MENENGAH Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i1.248

Abstract

AbstractAcceleration of economic growth acts as a basic requirement of the most strategic for improving the quality of life of the people. Important element in supporting the acceleration of economic growth is to optimize the contribution of the financial sector by opening up access to financial services to the widest possible public and businesses such as UMKM. That is, there should be an effort to encourage the use of the financial sector in the economy as efforts to increase public welfare. Financial Inclusion is total activity which is aimed at negating all forms of barriers both price and non-price on people's access to financial services utilize. BMT is a potential for the organization to reach the bottom layer and a microfinance institution of the most affordable and most convenient means to meet the demand for loanable funds (loan). Keywords : Economics Growth, Financial Inclusion, UMKM, Baitul Maal Wat Tamwil ( BMT ).
ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC) 2015 DAN PERBANKAN SYARI’AH Nur Eka Setiowati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.215

Abstract

AbstrakAsean Economic Community (AEC) 2015 merupakan tujuan akhir integrasi ekonomi yang merupakan program kerjasama negara -negara ASEAN termasuk Indonesia di bidang ekonomi. Siap atau tidak industri perbankan syari’ah harus mampu menghadapi tantangan global yang diakibatkan dari perjanjian kerjasama ini. Dengan berbagai peluang dan tantangan semua pihak harus berupaya keras agar industri keuangan syari’ah nasional semakin berkualitas, berkembang secara berkelanjutan dan mampu bersaing dalam kancah persaingan global, khususnya dalam menyambut AEC 2015. Kata kunci : AEC 2015, Industri perbankan, perbankan syari’ah AbstractAsean Economic Community (AEC) 2015 is the ultimate goal of economic integration of the cooperation program ASEAN countries including Indonesia in economics. Ready or not Islamic banking industry must be able to face the global challenges resulting from this agreement. A wide range of opportunities and challenges all parties should strive hard to national Islamic finance industry is getting quality, develop sustainable and able to compete in the global competition, especially in welcoming AEC 2015.