Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM AL QUR'AN; Analisis Kritis Tafsir Tematik Kemenag RI M. Wiyono
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol 4, No 02 (2016): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.692 KB) | DOI: 10.24235/diyaafkar.v4i02.1142

Abstract

Dalam al-Qur'an tanggung jawab sosial merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam rangka mempererat sekaligus sebagai perekat persatuan dan persaudaraan ummat, termasuk tanggung jawab sosial di bidang ekonomi. Konsentrasi al-Qur'an dalam bidang ekonomi sangat diperhatikan, mengingat ekonomi menjadi salah satu elemen pembentuk kesejahteraan, prilaku ekonomi yang dimaksud adalah meliputi produksi, kepemilikan dan dsitribusi. Dalam kepemilikan al-Qur'an mempunyai pola yang khas, berbeda dengan kepemilikan, kapitalis, sosialis maupun liberalis. Keunikan tersebut bila digali lebih dalam maka kita akan mendapatkan sebuah pola baru dalam pengentasan kemiskinan dan pemerataan. Konsep pemerataan dijelaskan oleh mufasir dengan berbagai cara, di antaranya adalah mengambil metode tematik sebagai pilihannya, sebagaimana yang tertuang dalam tafsir tematik kemenag RI. Tulisan ini hendak melihat lebih dekat keunikan metode tematik yang digunakan oleh al-Qur'an dalam menggali konsep-konsep tersebut. Kata Kuci:  al-Qur’an, metode tafsir, tematik, tanggungjawab sosial. 
AL AL-QUR’AN DITINJAU DARI PERSPEKTIF ANGKA M. Wiyono
Al-Dhikra Vol. 3 No. 1 (2021): Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisa kemukjizatan Al-Qur’an dalam segi pengulangan kata atau yang kemudian disebut sebagai i’jaz al-raqmi atau i’jaz ‘adadi pada angka 7, 19, dan 11. Kemukjizatan jenis ini menjadi pelengkap seiring berkembangnya disiplin tema ‘ulum Al-Quran. Temuan mereka terhadap kemukjizatan ini sekaligus melengkapi temuan yang sudah ada seperti kemukjizatan ‘ilmi, al-gaibi, dan al-tasyrī’i. Kemukjizatan Al-Qur’an dalam perspektif angka tergolong baru dan masih belum mempunyai metodologi baku, meski upaya ini sudah dilakukan oleh beberapa tokoh sebelumnya. Riset ini menggunakan metode analisis kritis terhadap karya yang menulis tentang i’jaz ‘adadi, seperti As-Saqafi dan Khalifah Marwan, Rasad Khalifah, Abdul Razaq Naufal, Abd. Daim al-Kahil dan lain-lain. Riset ini berkesimpulan bahwa dalam prespektif i’jāz ‘adadi, angka-angka yang menjadi fokus riset ini memiliki diksi yang serasi ditinjau dari konteks ayat secara mush}afi, hanya saja untuk telaah lebih jauh masih perlu dikembangkan untuk menjadi sempurna lagi sehingga berdiri sebuah metodologi baru dalam memahami kandungan isi Al-Qur’an.