Nur Tanfidiyah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERKEMBANGAN AGAMA DAN MORAL YANG TIDAK TERCAPAI PADA ANAK USIA DINI Nur Tanfidiyah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.737 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v4i1.1842

Abstract

This research discuss religion and moral development of students of kindergarten in TK A nDasari Budi Krapyak Yogyakarta. This research is descriptive qualitative. The data is acquired from interview, observation, and another data collecting which is support this research. The result of this research is (1) Religion and moral development development which are not achieved by student of kindergarten in class A1 TK Masyitoh nDasari Budi Yogykarta, they are: only knowing religion and God trough song, they do not accustom to have worshipping activities, they have not understood what is good attitude, they have not been able to defferentiate between good attitude and bad attitude, and they have not know much about religious ritual but they have not known Islamic day celebrations; and they not known about the other religions. (2) They need to be given knowledge about children education and increasing affection and togetherness. Penelitian ini membahas tentang perkembangan agama dan moral pada anak usia dini di TK A nDasari Krapyak Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pengumpulan data-data yang mendukung penelitian. Hasil penelitian adalah (1) Perkembangan agama dan moral yang tidak tercapai pada AUD di kelas TK A1 Masyitoh nDasari Budi Yogyakarta diantaranya; hanya mengetahui agama dan Tuhanya lewat menyanyi, tidak membiasakan diri beribadah, belum memahami perilaku mulia, belum dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk, dan sedikit sekali mengenal ritual kegamaan tetapi belum mengenal hari besar Islam; serta belum mengetahui agama orang lain. (2) perlu pengetahuan pemberikan tentang pendidikan anak dan meningkatkan kasih sayang serta kebersamaan dengan anak-anak.