Muhammad Amieq Fahmi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA PROFESI PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM PUTERA BAHAGIAKOTA CIREBON TAHUN 2017) Muhammad Amieq Fahmi
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.22 KB) | DOI: 10.24235/oasis.v2i1.1672

Abstract

 The purpose of this research is to find out the factors and patterns of life like what is applied by the nursing profession at Putera Bahagia Hospital of Cirebon City so that they can live in harmony side by side with each other despite different beliefs. Furthermore, researchers want to know how the views of the nursing profession at Putera Bahagia Hospital Cirebon City against the concept of harmony of life among religious believers in the present.The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques include, observation, interviews, and documentation. Then the data analysis technique used in this research is data reduction, data presentation and conclusion.From the results of the study found that the creation of harmony, because each of the religious adherents of each other open and accept the existence of other religions. The existence of religious diversity in the hospital, does not make the interaction between the nursing profession to be tenuous and rigid, it actually makes its own beauty that can be seen in the pattern of interaction nursing professional community. In conducting activities that are social, the nursing profession at Putera Bahagia Hospital of Cirebon City does not consider any majority or minority groups. They always instilled a strong sense of brotherhood and uphold the attitude of mutual help in their society. In relation to the pattern of religious harmony, the nursing profession in general has a very dynamic pattern of harmony. This can be seen from the pattern of religious social relations and social relations patterns, which will explain how the pattern of religious harmony that occurred in Putera Bahagia Hospital. In addition, there are also factors affecting harmony that occurred in Putera Hospitals happy, namely: the bonds of togetherness, mutual respect and respect between religious and mutual aid.Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tahu faktor dan pola kehidupan seperti apa yang diterapkan oleh profesi keperawatan di Rumah Sakit Putera Bahagia Kota Cirebon sehingga mereka bisa hidup rukun berdampingan satu sama lain meskipun berbeda-beda keyakinan. Selanjutnya peneliti ingin mengetahui bagaimana pandangan profesi keperawatan di Rumah Sakit Putera Bahagia Kota Cirebon terhadap konsep kerukunan hidup antarumat beragama pada masa kini.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya antara lain, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terciptanya kerukunan, karena masing-masing dari setiap pemeluk agama saling terbuka dan menerima keberadaan dari agama  lain. Adanya keanekaragaman beragama yang ada di Rumah  Sakit, tidak membuat hubungan interaksi antara profesi keperawatan  menjadi renggang dan  kaku, justru  hal tersebut membuat keindahan tersendiri yang dapat dilihat didalam  pola interaksi bermasyarakat profesi keperawatan. Dalam melakukan kegiatan yang bersifat sosial, profesi keperawatan di Rumah Sakit Putera Bahagia Kota Cirebon  tidak memandang adanya kelompok mayoritas ataupun minoritas. Mereka selalu menanamkan rasa persaudaraan yang sangat kuat dan menjunjung tinggi sikap gotong-royong di dalam masyarakatnya. Dalam  kaitannya dengan pola kerukunan umat beragama, profesi keperawatan secara umum mempunyai pola kerukunan yang sangat dinamik. Hal ini terlihat dari pola hubungan sosial keagamaan dan pola hubungan sosial kemasyarakatan, yang mana hal-hal tersebut akan menjelaskan bagaimana pola kerukunan umat beragama yang terjadi di Rumah Sakit Putera Bahagia. Selain itu, terdapat pula faktor-faktor yang mempengaruhi kerukunan yang terjadi di Rumah Sakit Putera bahagia yaitu: ikatan kebersamaan, saling menghormati dan menghargai antarumat beragama dan gotong royong.