Made Dwi Marini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS UPAH PADA PERUSAHAAN KERAJINAN TANGAN MARTALOKA DI DESA BANJAR TAHUN 2012 Marini, Made Dwi
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 3, No 1 (2013): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v3i1.1243

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan upah, (2) biaya upah tenagakerja, (3) biaya produksi perunit dan (4) tingkat ketercapaian volume produksi. Datadikumpulkan dengan dokumentasi dan wawancara, dianalisis dengan analisis deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perusahaan Martaloka menerapkantiga sistem upah yaitu upah borongan, upah harian dan upah lembur. Upah boronganditerapkan pada proses produksi tahap pertama, upah harian diterapkan pada tahap keduadan upah lembur diterapkan pada waktu tertentu, saat perusahaan tidak mampumencapai target produksi (2) biaya tenaga kerja upah borongan sebesar Rp15.302.366,67/bulan, biaya tenaga kerja upah harian sebesar Rp 17.157.187,50/bulan. (3)biaya produksi perunit dengan sistem upah borongan Rp 2.071,24/unit, biaya produksiperunit dengan sistem upah harian Rp 2.324,13/unit dan, (4) dengan diterapkan upahborongan tingkat pencapaian volume produksi meningkat sebesar 28,56%.Kata Kunci: Upah Borongan, Upah Harian dan Volume Produksi
ANALISIS UPAH PADA PERUSAHAAN KERAJINAN TANGAN MARTALOKA DI DESA BANJAR TAHUN 2012 Made Dwi Marini
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2013): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v3i1.1243

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan upah, (2) biaya upah tenagakerja, (3) biaya produksi perunit dan (4) tingkat ketercapaian volume produksi. Datadikumpulkan dengan dokumentasi dan wawancara, dianalisis dengan analisis deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perusahaan Martaloka menerapkantiga sistem upah yaitu upah borongan, upah harian dan upah lembur. Upah boronganditerapkan pada proses produksi tahap pertama, upah harian diterapkan pada tahap keduadan upah lembur diterapkan pada waktu tertentu, saat perusahaan tidak mampumencapai target produksi (2) biaya tenaga kerja upah borongan sebesar Rp15.302.366,67/bulan, biaya tenaga kerja upah harian sebesar Rp 17.157.187,50/bulan. (3)biaya produksi perunit dengan sistem upah borongan Rp 2.071,24/unit, biaya produksiperunit dengan sistem upah harian Rp 2.324,13/unit dan, (4) dengan diterapkan upahborongan tingkat pencapaian volume produksi meningkat sebesar 28,56%.Kata Kunci: Upah Borongan, Upah Harian dan Volume Produksi