Nur Zad Malikha
Akademi Kebidanan Wijaya Kusuma Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KEGIATAN POKJA (KELOMPOK KERJA) LOKALISASI DALAM PENCEGAHAN IMS DAN HIV-AIDS DI LOKALISASI SLOROK SUMBER PUCUNG KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 Nur Zad Malikha
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i1.472

Abstract

Di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung terdapat 3 Lokalisasi yang memiliki POKJA (kelompok Kerja) dalam pencegahan IMS dan HIV-AIDS di Lokalisasi.Pada laporan cakupan pencapaian kunjungan klinik IMS tahun 2014-2015 didapatkan di Lokalisasi Slorok di dapatkan peningkatan Kasus IMS (2%).Tujuan penelitian untuk mengevaluasi Kegiatan POKJA Lokalisasi dalam Pencegahan IMS danHIV-AIDS di Lokalisasi Slorok Sumberpucung Kabupaten Malang Tahun 2015.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Jumlah subyek penelitian di lokalisasi Slorokadalah 4 orang dan informan triangulasi sebanyak 5 orang. Pengumpulandata dengan wawancara mendalam mengunakan kuesioner yang berisi pertanyaan terbuka. Analisis data menggunakan content analysis.Hasil Penelitian pada pendidikan dan penyuluhan POKJA: setiap tahun dilakukan pelatihan POKJA dan setiap bulan di lakukan pertemuan POKJA rutin yang didalamnya juga membahas permasalahanPOKJA dilokalisasi, sedangkan akses kondom: lokalisasi slorok sudah melakukan secara mandiriwalaupun terkadang masih mendapat dari LSM dan puskesmas akan tetapi tidak ada evalu asi tentangpenggunaannya, untuk pemberdayaan kader: kader WPS lokalisasi SLorok hanya sebagai koordinatormengumpulkan WPS lain saat akan ada pertemuan dan pemeriksaan dan untuk pemeriksaan kesehatanrutin keklinik IMS: dilakukan sebulan sekali dan tes darah setiap 3 bulan, jika terdapat WPS yang IMSmaka puskesmas akan memberitahukan hasil kepada POKJA untuk pemantau an konsumsi obat dandijadwalkan pemeriksaan ulang minggu berikutnya,sedangkan jika ada WPS HIV maka puskesmas akanlangsung ke LSM karena menganggap POKJA masih memiliki stigma yang tinggi kepada ODHA.Kata kunci: Pencegahan IMS dan HIV-AIDS di Lokalisasi.