Proporsi pasangan usia subur indonesia menurut BKKBN Kabupaten Tegal tahun 2014 menunjukan bahwa jumlah akseptor KB Aktif mencapai 266.413 orang. Untuk wilayah kecamatan bojong pencapaian peserta KB aktif tahun 2013 yaitu 64,44%. Sehingga sudah hampir mencapai target pancapaian KB di Kabupaten Tegal sebesar 65%.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB wanita di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.Dari hasil uji kolerasi, terdapat hubungan antara umur dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,000 0,05. Ada hubungan antara riwayat KB yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,001 0,05. Tidak ada hubungan antara status kesehatan dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,375 0,05. Tidak ada hubungan antara riwayat haid yang lalu dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara riwayat haid sekarang dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,012 0,05. Tidak ada hubungan antara efektifitas dengan pemilihan alat kontrasepsi. Ada hubungan antara efek samping dengan pemilihan alat kontrasepsi dengan p value = 0,005 0,05. Tidak ada hubungan antara biaya dengan pemilihan alat kontrasepsi.Kata kunci : akseptor KB, pemilihan alat kontrasepsi, wanita