Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran para pendidik disamping menguasai bahan atau materi ajar,tentu pula mengetahui bagaimana cara materi ajar itu disampaikan dan bagaimana pula karakteristikpesertadidikyang menerima materi pelajaran tersebut. Kegagalan pendidik dalam menyampaikan materi ajar selalu bukankarena kurang menguasai bahan, tetapi karena tidak tahu bagaimanacaramenyampaikan materi pelajaran tersebutdengan baik dan tepat sehingga peserta didik dapat belajar dengan suasana yang menyenangkan dan jugamengasikkan. Agar peserta didik dapat belajar dengan suasana menyenangkan dan juga mengasikkan, makapendidik perlu memiliki pengetahuan tentang pendekatan dan teknik-teknik pembelajaran dengan memahamiteori-teori belajar dengan teknik-teknik mengajar yang baik dan tepat (Sagala, 2010).Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimendengan menggunakanpendekatan true eksperimen, populasinya adalah mahasiswa tingkat 1 semester II Prodi Kebidanan PoliteknikHarapan Bersama Tegal, sampel terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Variabel bebas dalamadalah metode pembelajaran dan motivasi belajar, variabel terikat yaitu prestasi belajar. Teknik analisis datamenggunakan teknik anava 2 jalur dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnovdan homogenitas dengan Levene’s Test.Hasil analisis menunjukan bahwa : 1) terdapat perbedaan pengaruh metode pembelajaran role playingdan metode pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar dengan p (0,004) 0.05, (2) terdapat perbedaanpengaruh motivasi tinggi dan motivasi rendah terhadap prestasi belajar dengan p (0,000) 0,05, (3) terdapatperbedaan interaksi pengaruh signifikan metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajarkomunikasi dan konseling dengan p (0,019) 0.05.Kata kunci : Metode pembelajaran, motivasi belajar, prestasi belajar