Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, FASILITAS KERJA DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Karyawan Pt. Tri Bakti Sarimas Pekanbaru) Ricky Gunawan; Marnis '; Ahmad Rifqi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the influence of Emotional Intelligence, Working Facilities and Human Resources Development of the Work Productivity with job satisfaction as an intervening variable in PT. Tri Bakti Sarimas Pekanbaru. In this study there were five variable, Emotional Intelligence (X1), Work Facilities (X2), Human Resources Development (X3), job satisfaction (Y1), and Work Productivity (Y2). Population of this study were all employees of PT. Tri Bakti Sarimas Pekanbaru with a sample of 122 respondents were selected using census method. Collecting data in this study is done by giving questionnaires to the respondents. In terms of data analysis, this study using Path Analysis with SPSS version 21. The results of this study showed that the variables Emotional Intelligence, Working Facilities and Human Resources Development directly influence job satisfaction then Emotional Intelligence and Human Resource Development influence directly to the Work Productivity, while variable Work Facilities not directly affect Work Productivity and Job Satisfaction also affects the Work Productivity. Then the variable job satisfaction mediates the relationship variables Emotional Intelligence, Working Facilities and Human Resources Development of the Work Productivity.Keyword : Emotional Intelligence, Working Facilities, Human Resources Development, Job Satisfaction, and Work Productivity
MOYAMOYA DISEASE DENGAN PERDARAHAN INTRAVENTRIKULAR PADA PASIEN USIA MUDA Gilbert Tangkudung; Ricky Gunawan; Rizal Tumewah; Junita Maja Pertiwi
Jurnal Sinaps Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Juni 2020
Publisher : Neurologi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.703 KB)

Abstract

Pendahuluan : Moyamoya Disease (MMD) adalah kasus langka yang dapat menyebabkan stroke pada usia muda. Insiden MMD sangat jarang, biasanya terjadi pada wanita di bawah usia 20.1 MMD hadir dengan berbagai kasus serebrovaskular termasuk TIA, stroke iskemik, perdarahan intrakranial, sakit kepala, atau kejang. Tipe iskemik mendominasi pada usia muda, sedangkan tipe hemoragik mendominasi pada orang dewasa.2 Perkembangan MMD progresif dan simptomatik dalam 5 tahun; hasilnya buruk jika tanpa pengobatan. Ini merupakan kasus pertama yang kami temukan. Laporan kasus : Sebuah kasus, perempuan Asia 21 tahun, mengalami sakit kepala berat dengan VAS: 9, kaku kuduk, paresis saraf wajah kanan tipe UMN, dengan pemeriksaan darah normal. NCCT Otak ditemukan perdarahan intraventrikular pada ventrikel lateral kiri. Angiografi serebral ditemukan oklusi total segmen M1 kiri, kolateral leptomeningeal dari ACA kiri ke MCA, dilatasi segmen P1 kiri, kolateral leptomeningeal PCA kiri cabang temporal ke kortikal MCA, blush koroidal di sisi kiri. Pasien didiagnosis dengan MMD (klasifikasi Suzuki stage II) dan tatalaksana pengobatan konservatif, mRS setelah perawatan adalah 0. Pasien menjalani MRI dan MRA TOF setelah 9 bulan kemudian dan ditemukan normal pada MRI dan ada penyempitan kaliber di segmen proksimal A1 kiri. Kesimpulan : MMD adalah kasus yang langka yang didiagnosis dengan angiografi serebral. Manajemen perawatan konservatif adalah pilihan pada onset awal dalam kasus ini. Namun, pemantauan ketat terhadap pemeriksaan klinis dan radiologis diperlukan. Kata Kunci: Moyamoya Disease, stroke usia muda, perdarahan intraventrikular.