Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN RECLOSER Sutikno -
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 2, No 3 (2013): Power Elektro
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v2i3.95

Abstract

Dilapangan dijumpai juga kasus recloser yang bermasalah, baik dari awal perencanaan, prosedur pemeliharaan bahkan pemeliharaan yang kurang baik sehingga kinerja recloser sendiri tidak bisa optimal. Oleh karena itu perencanaan dan prosedur kinerja recloser distribusi pada jaringan tegangan menengah harus diperhatikan dan yang lebih penting lagi, sebelum recloser dipakai sebaiknya diuji terlebih dahulu supaya dapat memastikan bahwa recloser yang akan digunakan betul-betul baik dan tepat nilai reclosernya. Tujuan Penelitian adalah mengetahui  cara pemeliharaan recloser distribusi yang baik dan benar untuk dipakai pada jaringan tegangan menengah 25 KV             Hasil Penelitian : Tegangan pada recloser distribusi selalu dinaikkan sampai dengan 5%. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengantisipasi terjadinya drop tegangan pada saluran dengan rincian sbb: 1. Maksimum 3% hilang pada saluran antara pembangkit (dalam hal ini recloserdistribusi) sampai dengan sambungan rumah. 2. maksimum 1% hilang pada saluran antara sambungan rumah sampai dengan KWh meter. 3. Maksimum 1% hilang pada saluran KWh meter - panel pembagi - alat listrik terjauh. Semakin besar rugi daya dalam persen, berarti semaki besar kerugian energi yang terjadi. Kata Kunci : recloser, jaringan tegangan menengah, 25 KV, KWh, drop tegangan.
PEMELIHARAAN PMT 20 KV Sutikno -
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 2, No 3 (2013): Power Elektro
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v2i3.96

Abstract

Dilapangan dijumpai juga kasus PMT 20 KV yang bermasalah, baik dari awal perencanaan, prosedur pemeliharaan bahkan pemeliharaan yang kurang baik sehingga kinerja PMT 20 KV sendiri tidak bisa optimal. Oleh karena itu perencanaan dan prosedur kinerja PMT 20 KV distribusi pada jaringan tegangan menengah harus diperhatikan dan yang lebih penting lagi, sebelum PMT 20 KV dipakai sebaiknya diuji terlebih dahulu supaya dapat memastikan bahwa PMT 20 KV yang akan digunakan betul-betul baik dan tepat nilai transformasinya. Tujuan penelitian adalah mengetahui cara pemeliharaan PMT 20 KV distribusi yang baik dan benar untuk dipakai pada jaringan tegangan menengah 25 KV             Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tegangan pada PMT 20 KV distribusi selalu dinaikkan sampai dengan 5%. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengantisipasi terjadinya drop tegangan pada saluran dengan rincian sbb: 1. Maksimum 3% hilang pada saluran antara pembangkit (dalam hal ini PMT 20 KV distribusi) sampai dengan sambungan rumah. 2. maksimum 1% hilang pada saluran antara sambungan rumah sampai dengan KWh meter. 3. Maksimum 1% hilang pada saluran KWh meter - panel pembagi - alat listrik terjauh. Semakin besar rugi daya dalam persen, berarti semaki besar kerugian energi yang terjadi. Kata Kunci : PMT, 25 KV,jaringan tegangan menengah.