Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMELIHARAAN TRAFO 1 PHASA 50 KVA Soehardi -
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 2, No 3 (2013): Power Elektro
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v2i3.93

Abstract

Dilapangan dijumpai juga kasus trafo-trafo yang bermasalah, baik dari awal perencanaan, prosedur pemeliharaan bahkan pemeliharaan yang kurang baik sehingga kinerja trafo sendiri tidak bisa optimal. Oleh karena itu perencanaan dan prosedur kinerja transformator distribusi pada jaringan tegangan menengah harus diperhatikan dan yang lebih penting lagi, sebelum transformator dipakai sebaiknya diuji terlebih dahulu supaya dapat memastikan bahwa transformator yang akan digunakan betul-betul baik dan tepat nilai transformasinya.Tujuan adalah Peneliti ingin mengetahui  cara pemeliharaan transformator distribusi yang baik dan benar untuk dipakai pada jaringan tegangan menengah 25 KV             Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Tegangan pada trafo distribusi selalu dinaikkan sampai dengan 5%. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengantisipasi terjadinya drop tegangan pada saluran dengan rincian sbb: 1. Maksimum 3% hilang pada saluran antara pembangkit (dalam hal ini trafo distribusi) sampai dengan sambungan rumah. 2. maksimum 1% hilang pada saluran antara sambungan rumah sampai dengan KWh meter. 3. Maksimum 1% hilang pada saluran KWh meter - panel pembagi - alat listrik terjauh. Semakin besar rugi daya dalam persen, berarti semaki besar kerugian energi yang terjadi. Kata Kunci : Trafo, 25KV, KWh
PLTS SEBAGAI SALAH SATU ENERGI ALTERNATIF Soehardi -
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 2, No 3 (2013): Power Elektro
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v2i3.98

Abstract

Dilapangan dijumpai juga kasus PLTS yang bermasalah, baik dari awal perencanaan, prosedur pemeliharaan bahkan pemeliharaan yang kurang baik sehingga kinerja PLTS sendiri tidak bisa optimal. Oleh karena itu perencanaan dan prosedur kinerja PLTS distribusi pada jaringan tegangan menengah harus diperhatikan dan yang lebih penting lagi, sebelum PLTS dipakai sebaiknya diuji terlebih dahulu supaya dapat memastikan bahwa PLTS yang akan digunakan betul-betul baik. Tujuan Penelitian mengetahui  cara pemeliharaan PLTS distribusi yang baik dan benar untuk dipakai pada jaringan tegangan menengah 25 KV          Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tegangan pada PLTS distribusi selalu dinaikkan sampai dengan 5%. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengantisipasi terjadinya drop tegangan pada saluran dengan rincian sbb: 1. Maksimum 3% hilang pada saluran antara pembangkit (dalam hal ini PLTS distribusi) sampai dengan sambungan rumah. 2. maksimum 1% hilang pada saluran antara sambungan rumah sampai dengan KWh meter. 3. Maksimum 1% hilang pada saluran KWh meter - panel pembagi - alat listrik terjauh. Semakin besar rugi daya dalam persen, berarti semaki besar kerugian energi yang terjadi. Kata Kunci : PLTS, 25 KV,KWh mete.