Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pengapian CDI – AC pada Sepeda Motor Honda Astrea Grand Tahun 1997 Kusnadi -
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 2, No 1 (2013): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v2i4.105

Abstract

Sistem pengapian merupakan sistem yang menghasilkan tegangan tinggi pada koil pengapian yang disalurkan ke busi hingga terjadi loncatan bunga api listrik. Loncatan bunga api listrik tersebut digunakan untuk membakar campuran bahan bakar dan udara dalam ruang bakar. Adanya bunga api listrik merupakan salah satu syarat agar mesin bisa hidup. Sistim pengapian dibagi beberapa jenis yaitu sistim pengapian konvensional platina, sistim pengapian CDI dan sistim pengapian transistor. Permasalahan pada sistim pengapian secara umum hilangnya percikan api busi, pembakaran yang tidak sempurna, akselerasi tersendat, terjadinya knocking, terjadinya ledakan dikarburator, terjadinya ledakan di kanalpot dan lain sebagainya.  Kata kunci : pengapian konvensional, CDI, transistor, knocking.
Pembuatan Trainer Cutting Kopling Hidraulis Mobil Toyota Kijang KF 40 Kusnadi -
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 2, No 1 (2013): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v2i4.102

Abstract

Kendaraan bermotor berjalan dengan normal jika salah satu syaratnya dapat dipindahkan tenaganya secara optimal. Pemindah daya memiliki peran penting untuk menghubungkan tenaga dari mesin sampai ke roda. Sistim pemindah daya meliputi sistim kopling, transmisi, poros penggerak roda, dan differential. Kopling merupakan komponen yang bertugas memindahkan tenaga dari mesin ke transmisi secara lembut, sebagai pemutus tenaga dan sekaligus sebagai pengaman mesin saat kendaraan mengalami kelebihan beban (overload). Sistim penggerak kopling di mobil dapat dibagi dua, yaitu kopling penggerak mekanis dan kopling penggeraki hidraulis. Pada kopling penggerak mekanis menggunakan kawat sedangkan kopling penggerak hidraulis menggunakan minyak sebagai media penggeraknya. Jenis penggerak koplijng hidraulis komponennya terdiri dari pedal kopling, master cylinder, pipa hidarulis, release cylinder. Pembuatan trainer cutting kopling hidraulis ini dalam rangka memudahkan pemahaman peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Trainer kopling hidraulis ini terdiri dari unit kopling, transmisi dan rangka tempat dudukan trainer kopling. Trainer ini dalam proses pembuatannya dengan memotong bagian unit kopling dan transmisi agar mudah terlihat kerja komponennya. Pemotongan dilakukan dengan menggunakan mesin gerinda tangan dan finishing dengan menggunakan gerinda dan amplas untuk memperhalus permukaan yang dipotong. Kata kunci: kopling, hidraulis, trainer.