Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Putaran Pulley Pada Mesin Penggiling Jagung M. Taufik Qurohman; Syaefani Arif Romadhon; Wawan Junaidi Usman
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 9, No 2 (2020): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v9i2.2262

Abstract

Dengan kemajuan teknologi industri rumah tangga sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya petani dalam pengolahan hasil pertanian contohnya jagung, selain itu sebagai salah satu makanan pokok juga dapat di manfaatkan sebagai salah satu bahan baku industri pangan seperti diolah menjadi minyak nabati, margarin, maizena, kue dan jagung juga sebagai makanan produksi jagung harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan usaha ternak dan industry. Tujuan untuk menentukan Rpm mana yang lebih baik antara dua kombinasi puli untuk digunakan pada mesin pemipil jagung. Metode pengujian menggunakan metode eksperimen yaitu dengan cara merubah variasi pulley pada mesin penggerak dengan diameter 152 mm, 178 mm, 203 mm dan ukuran diameter pulley pada mesin yang digerakkan 58 mm dan masing-masing selama 10 menit, kemudian catat hasil pengilingan yang paling efisien. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa hasil penggilingan dengan menggunakan variasi pulley mesin penggerak diameter 152 mm selama 10 menit dengan kecepatan mesin 2000 Rpm dan hasil penggilingan 3 Ons sedangkan hasil penggilingan dengan menggunakan variasi pulley mesin penggerak diameter 178 mm selama 10 menit dengan kecepatan mesin 2000 Rpm menghasilkan 4 Ons. Untuk pulley berdiameter 203 mm selama 10 menit dengan kecepatan mesin 2000 Rpm  didapatkan hasil penggilingan 9 Ons.
Efektivitas Putaran Terhadap Hasil Cacah Pada Mesin Shredder Plastik M. Taufik Qurohman; Syaefani Arif Romadhon; Wawan Junaidi Usman
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 9, No 1 (2020): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v9i1.2254

Abstract

Semakin banyaknya jumlah sampah, terutama sampah plastik yang dalam proses penguraiannya berlangsung sangat lama dan pesatnya teknologi pendaur ulang sampah salah satunya dengan mesin pencacah sampah jenis shredder yang bertujuan untuk menghasilkan cacahan yang lebih banyak. Metode pengujian menggunakan mesin pencacah dan metode manual menggunakan tangan, untuk mesin pencacah menggunakan motor listrik Rpm 1400 dengan di perlambat menggunakan reducer sebagai torsi dengan perbandingan 1:30 dengan menghasilkan 46 putaran permenit, pengujiannya masing-masing selama satu jam dan dikalikan dalam satu hari jam kerja yaitu 7 jam kerja. Kemudian dicatat  berapa banyak perbandingan cacahan per-kg dalam satu hari kerja, penggunaan mesin pencacah sampah tentunya sangat berpengaruh terhadap hasil cacah dibandingkan pada proses manual yang masih menggunakan tangan sebagai proses pencacahannya dimana hasil yang didapatkan lebih banyak mesin pencacah daripada proses manual.
Analisis Emisi Gas Buang Mobil Berbahan Bakar Gas Elpiji Mukhamad Khumaidi Usman; Wawan Junaidi Usman
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 9, No 2 (2020): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v9i2.2263

Abstract

Metode yang diguanakan yaitu dengan menganalisa emisi gas buang mesin Toyota kijang 5K dengan menggunakan bahan bakar gas elpiji. Hasil pengujian emisi gas buang penggunaan bahan bakar LPG pada mobil Toyota kijang  5K tahun 1993 dapat menurunkan dan menaikan kadar emisi gas buang kendaraan bermotor. Kadar emisi CO (Karbon Monoksida) mengalami penurunan terendah 28,9% pada 5000 rpm. Kadar emisi HC (Hidro Karbon) mengalami peningkatan yang sangat signitif yaitu peningkatan tertinggi sebesar 625% didapatkan pada putaran 3500 rpm, dan hanya sekali mengalami penurunan emisi yaitu sebesar 48,5% pada putaran 5000rpm, tetapi kenaikan pada emisi HC tersebut dapat diterima, dikarenaka tidak melampaui batas emisi yang ditentukan kementrian lingkungan hidup No.05 tahun 2006 yaitu HC sebesar 1200 ppm vol CO 4,5% vol.