This Author published in this journals
All Journal Buletin Ekonomi
Johny Siagian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEGIATAN INTENSIFIKASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENINGKATAN PENERIMAAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI: DI KPP PRATAMA PASAR REBO JAKARTA Johny Siagian
Buletin Ekonomi Vol. 17 No. 2 (2013): Buletin Ekonomi ISSN: 1410-3842
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/buletin ekonomi.v17i2.287

Abstract

Pene1itian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pelaksanaan ekstensifikasi pajak dalam meningkatkan juailah wajib pajak yang dilakukan oleh KPP Pratarna Jakarta Pasar Rebo. Untuk mengetahui analisis perbedaan yang timbul sebelum dan seteiah kegiatan intensifikasi di KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo. Serta untuk mengetahui apa raja yang menyebabkan wajib pajak kurang memperhatikan kewajibannya untuk membayar bajak. Penelitian dapat mengetahui bahwa penerimairn PPh pasal 21 sebelum intensifikasi pajak di KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo cenderung mengalami kenaikan yang signitikan, merupakan tanda respon positif dari wajib pajak atas usaha KPP untuk memperkenalkan tentang pajak ke dalam lingkungan masyarakat. Jumlah wajib pajak terdaflar selama empat tahun terakhir meningkat signifikan dart 237 juta pada tahun 2007 menjadi 2,53 juta pada tahun 2008, dart 2,76 j.uta pada tahun 2009. Dengan sejumdah wajib pajak pemotong dengan subjek pajak 831 ribu pada tahun 2010. Metodologi penelitian yang digunakan oleh penults dalam penelitian ini adalah dengan tekhnik analisis kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan penulis yaitu dengan teknik penyuntingan, verifikasi dan analisis. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa setelah adanya kegiatan intensinkas1 pajak antara tahun 2001 — 2010 tingkat penerimaan pajak PPh Pasal 21 di KPP Pratama Jakarta Pasar Reho mengalami peningkatan yang tajam dart sebelum adanya intensifikasi pajak. Saran dart penulis bagi KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo adanya perbaikan dan jugs meningkatkan lagi sistern administrasi kepada wajib pajak dan pengembangan kutle etik karyawan DJP, serta membina kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait guna memperluas atau pun meningkatkan jumlah wajib pajak.
PENGARUH KEBIJAKAN MODAL KERJA TERHADAP CURRENT RATIO PADA PT. BANK PAPUA PERIODE 2009-2013 Johny Siagian; Richard Marfei Mambrisau; Rutman Lumbantoruan
Buletin Ekonomi Vol. 19 No. 2 (2015): Buletin Ekonomi ISSN: 1410-3842
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/buletin ekonomi.v19i2.311

Abstract

Sebagai lembaga kepercayaan masyarakat, bank harus bisa mengelola likuiditas secara baik terutama ditunjukan untuk memperkecil risiko likuiditas. Perusahaan perbankan membutuhkan modal kerja yang cukup sehingga harus memiliki sumber pendanaan yang baik. Modal kerja yang cukup memungkinkan perusahaan untuk beroperasi dengan seekonomis mungkin. Bank yang mampu mempetahankan tingkat modal kerja yang tinggi akan berpengaruh terhadap likuiditas bank, yaitu bank mampu memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo. Permasalahan yang diteliti adalah apakah ada pengaruh dari perubahan dalam rasio modal kerja terhadap likuiditas khususnya current ratio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan modal kerja terhadap current ratio pada PT. Bank Papua periode 2009-2013. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa modal kerja tidak mempengaruhi likuiditas (current ratio) pada PT. Bank Papua.