Dwi Karlina
Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Laporan Kasus: Stres Pasca Trauma Dwi Karlina
Majalah Kedokteran UKI Vol. 35 No. 2 (2019): APRIL - JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mkvol34iss2pp60

Abstract

Abstrak Gangguan stres pasca trauma adalah respons terhadap stresor yang bersifat katastropik. Tulisan ini melaporkan tentang tiga pasien: satu pasien mengalami Tsunami Aceh, yang lain menjadi saksi kecelakaan yang mengerikan, dan yang terakhir korban teror bom. Dua pasien pertama dengan dua kali psikoterapi kembali pulih. Pasien terakhir mengalami gangguan stres pasca trauma kronis, ditambah masalah keluarga, tidak ada dukungan keluarga, dan baru pulih setelah mendapat enam kali psikoterapi.Kata kunci: stress, pasca trauma, psikoterapi Abstract Post traumatic stress disorders is a response to a catastrophic stressor. Three patients haved Tsunami Aceh, witnessing of tragic accident and terrorism. Two patients were healed after two times psychotherapy. The last patient had chronic post traumatic stress disorders, family problem, no support from others and took six times psychotherapy to heal.Key words: stress, post traumatic, psychotherapy
Hubungan antara Parameter Demografik dan Demensia pada Lansia Ajeng Damarianti; Dwi Karlina
Majalah Kedokteran UKI Vol. 35 No. 3 (2019): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mkvol34iss2pp60

Abstract

AbstrakPeningkatan prevalensi kasus demensia dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya meningkatnya usia seseorang(di atas 65 tahun), jenis kelamin genetik/keturunan, trauma kepala, tingkat pendidikan, lingkungan (keracunanalumunium), ketiadaan pasangan hidup, penyakit-penyakit tertentu (hipertensi sistolik, sindrom down, stroke,dan lain-lain), serta gangguan imunitas, dan lain–lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaradimensia dan faktor usia, jenis kelamin, status pernikahan dan tingkat pendidikan pada lansia di Sasana TresnaWerda Karyabakti Ria Pembangunan Cibubur. Desain penelitian ini adalah cross sectional selama bulan Agustussampai November 2016. Responden berusia 60 tahun ke atas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakankuesioner Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan dengan chi square. Hasil penelitianmenujukkan bahwa lansia yang lebih banyak mengalami demensia adalah perempuan (63,3%) dengan p=0,035;kelompok usia 75-89 (43,3,%) dengan p=0,049; kelompok dengan tingkat pendidikan rendah (73,3%) denganp=0.001; dan kelompok dengan status janda/duda (76,7%) dengan p=0,027. Disimpulkan bahwa usia, jenis kelamin,tingkat pendidikan, dan status pernikahan berhubungan bermakna dengan dimensia.Kata Kunci: demensia, umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan AbstractIncreased prevalence of dementia cases are affected by several factors, such as aging (over 65 years), sex, genetics/ heredity, head trauma, level of education, the environment (toxicity of aluminum), the absence of a spouse, certaindiseases (hypertension systolic , down syndrome, stroke, etc.), as well as immune disorders, etc. This research aimto know the association between age, sex, marital status and education level with dementia of the elderly in theSasana Tresna Werda Karyabakti Ria Pembangunan Cibubur. This research used cross sectional design and wasconducted from August until November 2016. Respondent aged 60 years and older. Data was collected usingquestionnaires and MMSE form. Data analysis perfomed using univariate analysis and bivariate analysis.The resultshowed that dementia was more prevalent among females (63.3%) with p-value=0.035; group aged 75-89 years old(43.3%) with p–value=0.049, low education levels (73. 3%) with p = 0.001 and with the status of widows/widowers(76.7%) with p value= 0.027. We concluded there were significant associations between age, sex, marital status andeducation level with dementia.Keywords: dementia, age, sex, marital status, education level