This Author published in this journals
All Journal ASPIRATOR
Dian Maknalia Ilham
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Survei Entomologi, Kerentanan Aedes aegypti terhadap Insektisida Organofosfat, dan Identifikasi Gen VGSC di Dusun Malangrejo, Sleman, Yogyakarta novyan lusiyana; Siti Fitiah; Andrias Atmaja Putri; Muthia Tsabita Rahmi; Dian Maknalia Ilham
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Aspirator Volume 11 Nomor 1 2019
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.029 KB) | DOI: 10.22435/asp.v11i1.438

Abstract

Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit demam berdarah masih bergantung pada penggunaan insektisida untuk mengendalikan nyamuk vektor. Di Indonesia, penggunaan insektisida golongan organofosfat (temefos dan malation), dan piretroid merupakan kunci penting dalam pengendalian penyakit dengue. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status entomologi, kerentanan Ae. aegypti terhadap insektisida organofosfat dan identifikasi gen VGSC di Dusun Malangrejo, Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Prosedur survei entomologi menggunakan teknik single larvae, uji hayati kerentanan Ae. aegypti terhadap insektisida organofosfat menggunakan teknik WHO (temefos), CDC (malation), biokimia, dan deteksi gen VGSC menggunakan metode PCR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bak mandi merupakan tempat perkembangbiakan potensial untuk Ae. aegypti. Status kerentanan Ae. aegypti terhadap temefos masih toleran (95,4%), sedangkan malation menunjukkan resisten (13,75%). Uji hayati dan uji biokimia menunjukkan potensi resistensi terhadap insektisida yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas enzim esterase non spesifik. Deteksi gen VGSC menunjukkan hasil positif pada kedua gen yaitu (V1016G; S989P) dan F1534C. Untuk selanjutnya, penilaian status resistensi secara rutin dapat membantu pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan pengelolaan pengendalian vektor seperti dengan melakukan rotasi penggunaan insektisida guna mencegah perkembangan resistensi pada nyamuk Ae. aegypti.