Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FEMINISME DALAM MAJALAH PEREMPUAN Helen Diana Vida
Sociae Polites BUNGA RAMPAI PEMIKIRAN DOSEN FISIPOL UKI : Edisi Khusus November 2011
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/sp.v1i1.468

Abstract

AbstractMass media, as agents of culture, reflects the general condition of society. Among theexisting mass media, there are some that are closely linked to specific segments, forexample, women’s magazines. Women’s magazines in Indonesian contains the value offeminism and give affect to Indonesian women’s, they requires not only equality in genderbut also independence in their live.Keywords : Women Magazine, Feminism
Analisis Strategi Komunikasi Affiliator Dalam Konten Promo Tanggal Kembar (Studi Pada Akun TikTok Eddena Store) Shekina Naomi Sherafim Mesah; Helen Diana Vida
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.447

Abstract

ABSTRAK               Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi marketing affiliate dalam memanfaatkan momentum promo tanggal kembar di tahun 2025 pada akun TikTok @Eddena_Store. Fokus penelitian ini menyoroti bagaimana bisnis produk alat kesehatan yang kaku dan formal dikomunikasikan secara persuasif di platform media sosial TikTok. Menggunakan metode kualitatif studi pada akun TikTok, data dikumpulkan melalui observasi digital serta wawancara mendalam bersama pihak internal (afiliator dan admin) dan empat penonton. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan konsep The Circular Model of SoMe menunjukkan bahwa pada pilar Share, Optimize, dan Manage, Eddena Sore berhasil membangun kepercayaan publik lewat kombinasi validitas data dan storytelling personal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun teknik simplifikasi pesan dan promosi efektif mendongkrak minat beli, hambatan komunikasi saat promo besar tetap memaksa konsumen bergerak mandiri demi mendapatkan kejelasan informasi produk yang dibutuhkan.  ABSTRACT               This study aims to analyze the affiliate marketing communication strategies used to capitalize on the promotional momentum of double-digit dates in 2025 on the TikTok account @Eddena_Store. The focus of this study highlights how a business selling rigid and formal health products is communicated persuasively on the TikTok social media platform. Using a qualitative study method on the TikTok account, data was collected through digital observation as well as in-depth interviews with internal parties (affiliates and admins) and four viewers. The research findings, analyzed using the Circular Model of Social Media, indicate that within the Share, Optimize, and Manage pillars, Eddena Store successfully built public trust through a combination of data validity and personal storytelling. This study concludes that while message simplification and promotional techniques effectively boost purchase interest, communication barriers during major promotions still force consumers to take matters into their own hands to obtain the product information they need.
Nongkrong Digital Kalangan Muda Indonesia melalui Live Streaming Marapthon Season the Last Tale Melisa Oktaviani; Keren Vanesya; Emmanuella Patricia; Helen Diana Vida; Silvia Nevane Paramasari
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v9i2.16503

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena pergeseran budaya bersosialisasi kalangan muda Indonesia dari ruang fisik menuju ruang virtual melalui perkembangan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola euphoria nongkrong digital kalangan muda Indonesia melalui live streaming Marapthon Season the Last Tale berdasarkan empat pilar konten menurut Lon Safko dan David K. Brake (2009), yaitu komunikasi, hiburan, edukasi, dan kolaborasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis konten terhadap tayangan live streaming Marapthon Season the Last Tale selama 100 hari di platform YouTube. Data primer diperoleh melalui observasi non-interaktif terhadap tayangan live streaming serta interaksi yang terjadi antara kreator dan audiens. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi berupa tangkapan layar, live chat, pesan donasi, serta metrik interaksi audiens. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, pengelompokan berdasarkan empat pilar konten, interpretasi pola interaksi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi empat pilar konten membentuk pola euphoria nongkrong digital melalui keterlibatan audiens secara berkelanjutan. Pola komunikasi terlihat melalui interaksi dua arah kreator dan audiens melalui fitur live chat dan donasi. Pola hiburan muncul melalui aktivitas spontan dan keseharian kreator yang menciptakan suasana kebersamaan virtual. Pola kolaborasi terlihat melalui kehadiran guest star yang memperluas dinamika sosial dalam tayangan, sedangkan pola edukasi hadir melalui penyampaian informasi dalam format ringan dan interaktif. Penelitian ini menegaskan bahwa live streaming Marapthon Season the Last Tale tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mampu membangun ruang nongkrong digital yang cair, adaptif, dan interaktif bagi kalangan muda Indonesia.