This Author published in this journals
All Journal ASPIRATOR
Sunaryo Sunaryo
Balai Litbang Kesehatan Banjarnegara, Jl. Selamanik No. 16 A Banjarnegara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Spatial Distribution of Malaria Vector Breeding Sites in Purworejo District, Central Java Province Sunaryo Sunaryo; Bina Ikawati; Tri Wijayanti
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Aspirator Volume 13 Nomor 1 2021
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1517.285 KB) | DOI: 10.22435/asp.v13i1.4023

Abstract

Malaria merupakan masalah kesehatan utama di Purworejo terutama pada daerah perbukitan yang berbatasan dengan Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah perbukitan tersebut merupakan daerah reseptif malaria. Keberadaan dari habitat perkembangbiakan vektor malaria yang berdekatan dengan pemukiman serta terjadi setiap musim, menyebabkan penularan malaria terjadi sepanjang tahun. Pemetaan spasial tempat perkembangbiakan vektor malaria dapat membantu penelusuran dan tindak lanjut intervensi terhadap pengendalian vektor malaria. Survei dan pemetaan tempat perkembangbiakan vektor malaria dilakukan menggunakan Global Positioning System (GPS) dan hasilnya diolah dengan ArcGIS. Penelitian dilakukan pada bulan April-November 2018 di Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempat perkembangbiakan vektor malaria pada musim kemarau adalah genangan air di sepanjang aliran sungai dan mata air di sekitar pemukiman; dalam bentuk genangan-genangan kecil yang terisi sedikit air. Tempat perkembangbiakan dalam kondisi terlindung dengan adanya tanaman atau pepohonan. Tindakan intervensi yang tepat adalah dengan mengeringkan tempat perkembangbiakan vektor, membuat perlindungan mata air, larvasidasi pada musim kemarau serta penggunaan kelambu berinsektisida pada masyarakat di sekitar tempat perkembangbiakan vektor. Penelitian menyimpulkan bahwa identifikasi tempat perkembangbiakan vektor malaria pada musim kemarau di sepanjang aliran sungai dan mata air.