Luh Angelianawati
Universitas Kristen Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INDIVIDUAL PROBLEM SOLVING SHARED READING TO DEVELOP STUDENTS’ READING COMPREHENSION Luh Angelianawati
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2016): JULI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v9i2.343

Abstract

ABSTRACTTeaching English as a Foreign Language is challenged to find strategies which develop student-centered learning and be able to cultivate students’ language competence and performance effectively. Shared reading is affirmed as one of effective strategies to develop student-centered learning. The strategy is recognized as a creative and exciting model for active learning by doing a group or student-sharing. It makes students learn how making connections, predicting, asking questions, understanding new vocabulary, and making inferences. The main purpose of applying this strategy is to make the students have knowledge of vocabulary and concepts of print and literature reading, as well as use the language through collaborative reading experience. In implementing this strategy, the level of education in which the strategy is implemented should be considered. The way how this strategy may be utilized in the classroom is presented in this article.Keywords: shared reading, teaching strategy, student centered learningABSTRAKPengajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing ditantang untuk menemukan strategi yang mampu mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan mampu menumbuhkan kemampuan berbahasa dan kinerja siswa secara efektif. Membaca bersama diakui sebagai salah satu strategi yang efektif untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Strategi ini diakui sebagai model pembelajaran aktif yang kreatif dan menarik dengan cara belajar bersama kelompok. Hal tersebut membuat siswa belajar bagaimana menghubungkan informasi, memprediksi, mengajukan pertanyaan, memahami kosa kata baru, dan membuat kesimpulan. Tujuan utama dari penerapan strategi ini adalah untuk membuat siswa memiliki pengetahuan kosa kata dan konsep tentang bacaannya, serta menggunakan bahasa melalui pengalaman membaca kolaboratif. Dalam menerapkan strategi ini, tingkat pendidikan di mana strategi ini dilaksanakan harus dipertimbangkan. Cara bagaimana strategi ini dapat dilakukan di dalam kelas disajikan dalam artikel ini.Kata kunci: membaca bersama, strategi pengajaran, pembelajaran berpusat pada siswa
PHILOSOPHICAL LINGUISTIC RELATIVITY: SEBUAH KAJIAN TENTANG POKOK PIKIRAN FILSAFAT RELATIVISME BAHASA Luh Angelianawati
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.635

Abstract

ABSTRAKRelativisme adalah kebalikan dari rasionalisme. Dalam kasus ini, teori relativitas bahasa merupakan bagian dari filsafat relativisme. Filsafat ini memandang bahwa bahasa bukanlah sebuah entitas yang statis atau mutlak. Bahasa diyakini dapat mempengaruhi pikiran. Budaya, melalui bahasa, mempengaruhi cara berfikir individu dan bagaimana mereka melihat dunia atau realitas. Konsep dasar dari filsafat ini adalah bahwa bahasa mempengaruhi pikiran, Bahasa bersifat istimewa atau unik, dan bahwa bahasa dan budaya bersifat relatif. Masing-masing konsep memiliki kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Relativisme berimbas pada berbagai aspek kehidupan manusia, khususnya pendidikan. Hal tersebut membawa implikasi pada pendidikan secara umum, dan pembelajaran bahasa, moralitas, pragmatisme dan kurikulum secara khusus, jika dilihat dari sudut pandang pendidikan.Kata Kunci: Relativisme, bahasa, filsafat, relativitas bahasa ABSTRACTRelativism is an antithesis of rationalism. In this case, linguistic relativity belongs to relativism. It views that language is not a static entity. Language is believed influencing thought. Culture, through language, influence the individuals’ ways of thinking and how they view the world or realities. The basic concepts of this philosophy are that language dictates thought, language is idiosyncratic or unique, and that language and culture are relative. Each concept has its strengths, weakness, opportunities and threats. Relativism imposes on the various aspects of human life, particularly education. It brings implications on education in general, and on language learning, morality, pragmatism, and curriculum specifically, when it is seen from education point of view.Keywords: Relativism, language, philosophy, linguistic relativity